RADARSEMARANG.ID, Semarang - Kejadian mengejutkan terjadi di wilayah Terboyo Kulon, Kecamatan Genuk, Kamis (14/5/2026) sekitar pukul 10.30.
Seorang sopir truk ditemukan tewas gantung diri di bak truk bagian belakang, yang terparkir di tempat pangkalan.
Kapolsek Genuk, Kompol Rismanto membenarkan adanya temuan kejadian ini. Pihaknya juga menyebut, korban seorang sopir truk.
Baca Juga: Pria 50 Tahun Warga Bawen Edarkan Tembakau Gorila, Ngaku Beli lewat Instagram
"Iya, dia (korban) sopir, inisialnya MAP, 30, warga Genuk, Kota Semarang," ungkapnya kepada Jawa Pos Radar Semarang, Kamis (14/5/2026).
Rismanto membeberkan, awal yang mengetahui temuan kejadian ini adalah sopir truk yang juga rekan korban.
Bermula saat mencari korban, setelah handphone korban dihubungi berulangkali dan tidak ada jawaban sama sekali.
Baca Juga: Dilimpahkan ke Kejari Kota Semarang, Dua Kurir Narkoba 5,2 Kilogram Terancam 20 Tahun Penjara
"Pagi tadi dihubungi tidak bisa dicari, di cek tau-tau gantung di truk yang kendarai korban, (gantung) di bak belakang pakai tali," bebernya.
Saat ditemukan gantung diri, korban masih mengenakan kaos lengan pendek dan celana pendek.
Tubuh korban gantung diri di bak belakang menggunakan tali yang diikatkan di leher. Juga terdapat sepasang sendal dibawah kaki korban.
Menurut Kapolsek, belum diketahui motif atau korban nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri.
Berdasarkan keterangan saksi, rekan korban sempat berkomunikasi malam hari sebelum ditemukan tewas gantung diri.
"Motifnya belum tahu, juga tidak ditemukan wasiat apa-apa. Kemarin korban masih komunikasi dengan temannya, sopir dari Rembang, terus ketemuan di Semarang," bebernya.
Baca Juga: Penampakan Rumah Mewah Crazy Rich Semarang Heri Black yang Digeledah KPK
"Semalam masih ketemu. Terus pagi-pagi handphone korban tidak bisa dihubungi, dicek sudah gantung diri," lanjutnya.
Pihak kepolisian yang mendapat laporan kejadian ini langsung menuju lokasi melakukan olah TKP.
Sejumlah saksi juga telah dimintai keterangan. Selanjutnya jenasah dievakuasi dibawa ke rumah duka atas permintaan keluarganya.
"Keluarga juga sudah datang dan menyatakan menerima kejadian ini dan tidak mau dilakukan otopsi. Dari pemeriksaan tidak ditemukan luka atau kekerasan penganiayaan, murni gantung diri," pungkasnya. (mha)
Artikel ini tidak bertujuan untuk menginspirasi, jika Anda memiliki permasalahan depresi jangan berfikir untuk mengakhiri hidup. Anda bisa berkonsultasi melalui layanan konseling ke psikolog maupun psikiater untuk mendapatkan informasi dan layanan kesehatan jiwa atau mendapatkan berbagai alternatif layanan konseling.
Editor : Baskoro Septiadi