RADARSEMARANG.ID, Semarang. 4 Mei 2026 -Dewan Pimpinan Daerah Persatuan Artis Musik Dangdut Indonesia (DPD PAMDI) provinsi Jawa Tengah dalam waktu dekat akan menggelar Musyawarah Daerah(Musda) karena agenda ini diadakan setiap 5 tahun sekali.
Organisasi insan seniman dangdut resmi di Indonesia ini yang dipimpin "raja dangdut" H.Rhoma Irama sebagai Ketua Umum DPP PAMDI sebelumnya bernama PAMMI sekarang berubah menjadi PAMDI bersasarkan hasil keputusan Munaslub PAMMI tanggal 11 desember 2023 di Jakarta.
Ketua Panitia Musda DPD PAMDI Jawa Tengah Havid Sungkar, S.H. yang didampingi ketua DPD PAMDI Jawa Tengah periode 2020-2025 Drs.Frans SP yang juga pemilik grup dangdut Ken Arok mengatakan Musda DPD PAMDI Jateng akan dilaksanakan pada tanggal 11 Mei 2026 di ruang Mini Teater gedung DPRD Kota Salatiga.
Baca Juga: Awali dengan Ziarah, Siswanto Calon Tunggal dalam Musda DPD Partai Golkar Demak
Agenda Musda selain pemilihan ketua DPD PAMDI Jateng yang baru periode 2026-2031 juga menetapkan Program Kerja, menilai Pertanggungjawaban DPD serta menetapkan DPD.
Peserta Musda diikuti beberapa pengurus Dewan Pimpinan Cabang(DPC) PAMDI yang sudah resmi dibentuk di wilayah Jawa Tengah.
Harapannya dengan kegiatan Musda ini nantinya Ketua yang baru ke depan bisa memimpin dengan visi dan misi sesuai slogan PAMDI yaitu Bermusik dan Menghibur dengan Akhlak Mulia.
Selain itu juga akan membentuk DPC PAMDI di daerah kab/kota yang selama belum terbentuk, membuat kegiatan lomba nyanyi dangdut untuk memunculkan penyanyi dangdut berbakat dari daerah, membantu advokasi hukum bagi para seniman dangdut yang terkena pelecehan pada waktu pentas/manggung juga memberi pengertian pada masyarakat umum bahwa musik dangdut adalah hiburan yang bisa dinikmati dari masyarakat bawah sampai atas dengan vokal yang baik serta kostum yang sopan jadi terkesan elegan/menarik bagi penonton yang menyaksikan pergelaran dangdut tanpa harus ada tawuran atau minum minuman keras(Miras).
Baca Juga: Warga Semarang Utara Tewas Ditangan Sang Adik, Sempat Cekcok Setelah Pesta Miras
Rencana Musda ini akan dihadiri perwakilan dari PAMDI pusat, Gubernur Jateng yang membuka acara, Kapolda Jateng serta Dinas Budaya,pariwisata dan Ekonomi Kreatif Jateng karena musik dangdut bagian dari budaya bangsa Indonesia karena terbukti musik dangdut Indonesia masuk dalam warisan budaya dunia yang sudah tercatat di UNESCO. (isk)
Editor : Tasropi