RADARSEMARANG.ID, Semarang - Tiga pelari asal Perancis yakni Gary, Kelly, dan Sam Bencheghib, yang berlari untuk program lingkungan Run for Rivers, berpartisipasi dalam acara Mlaku Bareng yang digelar Pemkot Semarang, Minggu (3/5).
Ketiganya diajak Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng untuk membagikan hadiah kepada warga.
Kebetulan event Mlaku Bareng ini bertepatan dengan Hari Jadi Kota Semarang (HJKS) ke - 479.
"Ini Gary yang ngasih ke warga," kata Agustina meminta Gary memberikan sebuah bungkusan cokelat kepada warga.
"Monggo ibu, ini dari Bu Wali," kata Gary sambil tersenyum.
Disela-sela kegiatan Mlaku Bareng, tiga bule Perancis dan Agustina juga melayani permintaan foto dari warga.
Mereka berjalan ke arah utara melewati Jalan Ahmad Dahlan, menuju Kali Seroja di Jalan Seroja Timur untuk melakukan pembersihan sungai.
Gary, Sam dan Kelly serta Agustina sudah disambut oleh warga, TNI dan Polri yang melakukan kerja bakti membersihkan sungai, serta lingkungan kampung.
"Sungai ini membelah kota Semarang pembersihan dilakukan oleh warga. Kebetulan tadi malam hujan, jadi sampah berkumpul di ujung sungai disana ada rumah pompa dan langsung dibersihkan," kata Agustina.
Baca Juga: Agustina Bakal Sinkronkan Run for Rivers dengan Semarang Wegah Nyampah
Agustina mengucapkan terimakasih kasih kepada tiga bule Perancis yang sudah lama tinggal di Indonesia ini.
Dikarenakan mereka mau peduli dengan kebersihan lingkungan, termasuk terjun langsung membersihkan sungai, melalui gerakan Run for Rivers dan Sungai Watch.
"Semoga ini jadi berkah buat warga karena mereka mau ikut bersih-bersih sungai bersama warga," ujarnya.
Khusus di wilayah Seroja, Semarang Tengah, warga secara rutin memiliki gerakan membersihkan sungai. Tujuannya agar aliran sungai lancar dari sampah yang ada.
"Warga membuat gerakan sendiri pembersihan sungai. Kalau sungai ini banjir, dampaknya ke wilayah lain. Terimakasih Sungai Watch sudah mau peduli dengan sungai di Semarang," ujarnya.
Sungai di Semarang kata dia, juga berfungsi sebagai penanganan banjir. Untuk itu, kebersihan sungai harus dijaga, sehingga bisa diwariskan kepada penerus bangsa.
"Sungai adalah sumber kehidupan membawa air dan berkah, jadi sungai harus dijaga agar lingkungan lebih indah dan diwariskan ke anak cucu kita dalam keadaan baik," pungkasnya.
Sementara Gary mengaku jika kondisi Sungai Seroja cukup bersih jika dilihat dari atas, namun ketika dia turun ke sungai masih ditemukan sampah yang mengendap.
"Cukup bersih kalau dari atas, kemarin dadi bu Wali menjelaskan jika sampah ini berasal dari daerah lain atau sampah kiriman," katanya.
Gary berencana, akan memasang trash barrier atau jaring sampah di beberapa Sungai yang ada di Semarang. Selain itu, dia juga optimistis membuka cabang Sungai Watch di Ibu Kota Jateng.
"Ini sampah kiriman, nanti akan kita pasang trash barrier, kita juga optimistis bisa buka cabang disini," pungkasnya. (den)
Editor : Baskoro Septiadi