Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Mayat Laki-Laki di Brown Canyon Semarang Diduga Korban Pembunuhan 

Muhammad Hariyanto • Jumat, 1 Mei 2026 | 20:17 WIB

 

Jasad korban dievakuasi oleh tim SAR gabungan dari kubangan galian di brown canyon Rowosari Kecamatan Tembalang
Jasad korban dievakuasi oleh tim SAR gabungan dari kubangan galian di brown canyon Rowosari Kecamatan Tembalang

 

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Identitas mayat laki-laki yang ditemukan tewas mengapung telungkup di kubangan bekas galian di brown canyon Rowosari, Kecamatan Tembalang akhirnya terungkap.

Mayat laki-laki tersebut diketahui bernama Junaidi, warga asal Dusun Daleman, Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan. Ditemukan meninggal oleh warga sekitar dalam kondisi mengapung telungkup, Kamis (30/4/2026) sekitar pukul 09.30. 

Baca Juga: Mayat Laki-laki Tanpa Identitas Mengapung di Brown Canyon Semarang, Ada Luka Lebam Ditubuh

Hasil pemeriksaan dan olah TKP oleh anggota Inafis Polrestabes Semarang, ditemukan sejumlah luka ditubuh korban. Diduga, meninggalnya korban akibat adanya unsur kekerasan. 

Menanggapi hal tersebut, Kasatreskrim Polrestabes Semarang, AKBP Andika Dharma Sena membenarkan adanya temuan kejadian ini.

Pihaknya juga mengakui, korban telah lakukan otopsi di RS Bhayangkara Semarang. 

"Dari hasil koordinasi otopsi walaupun hasilnya belum keluar kan karena masih ada beberapa lab yang harus untuk hasil patologinya itu," ungkapnya kepada Jawa Pos Radar Semarang, Jumat (1/5/2026).

Terkait adanya luka diduga unsur kekerasan, AKBP Andika Dharma Sena juga membenarkan. Bahkan juga tidak menampik kematian korban diduga ada unsur pembunuhan.

"Dari hasil pemeriksaan dan hasil autopsi itu ditemukan ada sebab kematiannya itu ada bekap dan cekikan pada leher, sehingga mengakibatkan mati lemas. 

"(Pembunuhan), kalau dari hasil otopsi kita diduga seperti itu. Nah, makanya ini kita sedang melakukan penyelidikan sekarang," tegasnya. 

Identitas korban kita telah terungkap. Informasi yang diperoleh, korban bernama Junaidi, warga asal Dusun Daleman, Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan. 

"Kalau dari KTP-nya sih yang bersangkutan KTP Grobogan. Dan memang dari pihak keluarga korban sudah datang. Informasinya yang bersangkutan ini pernah berobat di rumah sakit Amino Gondo Utomo (pasien). Cuma masih kita dalami dulu. (Pasien)," jelasnya.

Baca Juga: Volume Sampah di Demak Capai 100 Ton Perhari, Jika Dikelola Bisa Berpotensi Ekonomi

"Cuman, dengan adanya otopsi seperti ini (unsur kekerasan) kan tetap harus kita dalami," lanjutnya tegas. 

Andika mengakui, sekarang temuan kasus tersebut masih dalam penanganan dan penyelidikan pihak kepolisian. Sejumlah saksi juga telah dimintai keterangan sebagai bahan penyelidik lebih lanjut. 

"Saksi -saksi sudah kita ambil keterangan yang pertama kali menemukan juga apa pihak keluarga korban. Kalau dugaan dibunuhnya dimana itu kita masih melakukan penyelidikan," pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, warga Rowosari Kecamatan Tembalang digegerkan adanya temuan mayat di bekas galian C yang dikenal Brown Canyon, Kamis (30/4/2026) sekitar pukul 09.30. 

Mayat laki-laki tersebut, meninggal dengan kondisi mengapung telungkup di air di kubangan bekas galian. Mayat tersebut juga tidak melekat pakaian di tubuhnya alias telanjang, dan tidak ditemukan pakaian dilokasi sekitar kejadian. 

Informasi yang diperoleh, kali pertama temuan kejadian ini diketahui oleh warga sekitar yang sedang beraktivitas di sekitaran lokasi brown canyon. Kemudian temuan ini dilaporkan ke kepolisian, dan ditindaklanjuti dengan pengecekan ke TKP. 

Tim Inafis Polrestabes Semarang yang mendapat laporan ini juga meluncur ke lokasi melakukan olah TKP. 

Berdasarkan olah TKP ditemukan bekas luka di leher lidah terjulur keluar. Kemudian, tubuh korban terdapat beberapa luka lecet di area sekitar kepala korban dan di beberapa bagian tubuh korban. 

Selain itu juga ada dugaan luka lebam di leher. Namun tidak diketemukan luka berat di tubuh korban. Usia laki-laki misterius ini diperkirakan sekitaran 40 tahun. 

Selanjutnya, jenasah dievakuasi dan dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Semarang guna dilakukan otopsi untuk keperluan penyelidikan lebih lanjut.

Menanggapi hal tersebut, Kapolsek Tembalang, Kompol Kristiyastuti Handayani membenarkan adanya temuan mayat di lokasi tersebut. Pihaknya juga menyebut, awalnya mendapat informasi dari warga sekitar lokasi kejadian.

"Pada pukul 09.30 wib, SPKT mendapatkan informasi dari warga ada mayat yang mengapung di embung Brown Canyon, pawas, SPKT dan piket fungsi cek temuan mayat 1 (satu) orang laki-laki di embung brown canyon Kelurahan Rowosari. Identitas, laki-laki tanpa identitas dengan kondisi tanpa busana terapung di dalam air," ungkapnya melalui pesan WhatsApp kepada Jawa Pos Radar Semarang Kamis (30/4/2026). 

Langkah selanjutnya dan pengecekan TKP, kemudian mencari petunjuk dan barang bukti disekitaran lokasi. Kepolisian juga mengumpulkan bahan keterangan saksi-saksi. 

"Koordinasi dengan Polres (team Resmob, Jatanras, Inafis). Koordinasi dengan Basarnas dan melaporkan kepada pimpinan," lanjutnya. 

Menanggapi adanya dugaan luka di tubuh dan indikasi penganiayaan, pihaknya belum bersedia membeberkan hal tersebut dengan alasan masih dalam penanganan oleh kepolisian.

"Masih ditangani Inafis Polres (Polrestabes Semarang)," katanya.

Terpisah, Kasatreskrim Polrestabes Semarang AKBP Andika Dharma Sena juga mengatakan hal sama. Terkait adanya dugaan luka yang diindikasikan kekerasan, pihaknya juga mengatakan masih menunggu hasil otopsi 

"Iya benar, dan ini sedang dilakukan proses otopsi ya di RS bhayangkara. Nanti tunggu dari hasil otopsi dulu, nanti diinfokan," jelasnya. (mha)

Editor : Baskoro Septiadi
#temuan mayat laki-laki di brown canyon Rowosari #galian brown canyon #warga Grobogan ditemukan tewas di brown canyon #warga Grobogan dibunuh dibuang di brown canyon #Brown Canyon Semarang