Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Pendiri Sungai Watch, Sam, Gary dan Kelly Terkejut Lihat Banyaknya Sampah di Tepi Jalan Raya Gubug Purwodadi

Wahib Pribadi • Rabu, 29 April 2026 | 17:51 WIB
Sm, Gary dan Kelly bencheghib saat melihat tumpukan sampah di pinggir jalan raya Gubug-Tegowanu Grobogan.(Wahibpribadi)
Sm, Gary dan Kelly bencheghib saat melihat tumpukan sampah di pinggir jalan raya Gubug-Tegowanu Grobogan.(Wahibpribadi)

 

RADARSEMARANG.ID, Gubug - Tiga pelari asal Perancis, Sam, Gary dan Kelly Bencheghib Rabu (29/4/2026) pukul 14.50 tiba di titik star kegiatan depan Bengkel Anugerah di Desa Pilangwetan, Kecamatan Kebonagung, Kabupaten Demak.

 Ini merupakan titik star kesekian kalinya dalam perjalanan kampanye bersih sungai dan sampah yang dimulai dari Bali menuju Jakarta.

Baca Juga: Sambut Pelari Run for River, Tim Trantib Pedurungan Semarang Siaga di Perbatasan Kota

Sebelum melintasi Demak, mereka lebih dulu melalui wilayah Blora dan Grobogan. Selain berlari juga memunguti sampah di pinggir jalan dan bersih sungai atau clean up.

Pelari yang disertai tim dari organisasi nirlaba Sungai Watch yang mengusung tagline "jaga sungai kita" ini mulai star lari di Pilangwetan Kebonagung Demak menuju Gubug-Karangawen-Mranggen- Semarang.

Saat lari di tepi jalan raya Gubug-Tegowanu, mereka sempat berhenti sejenak di jembatan Desa Gubug.

Mereka melihat seorang warga yang sedang mencari ikan sekaligus membersiahkan sampah di sungai. Mereka tertarik lalu mengabadikan dengan video handphonenya. Setelah itu berlari lagi.

Baca Juga: Hujan di Bojonegoro Tak Mengendurkan Semangat Tiga Bersaudara Asal Prancis Lari Bali-Jakarta demi Kampanyekan Aksi Bersih Sungai Lewat Run for Rivers

Sesampainya di tempat pembuangan akhir (TPA) Desa Gubug, ketiganya langsung melompat portal batang besi lalu berjalan cepat melihat langsung pembakaran sampah yang menumpuk di area TPA dilahan pribadi warga Gubug tersebut.

"Saya kira ini sudah masuk wilayah Kabupaten Demak, ternyata masih di wilayah Gubug Purwodadi Grobogan. Jadi, TPA ini ada di Gubug,"katanya. 

Ketiga bersaudara ini sempat melihat bagaimana warga yang mengendarai motor dengan seenaknya membuang sampah dipinggir jalan raya Gubug.

Juga, melihat warga yang membuang sampah di depan area TPA Desa Gubug dengan gerobak. Ada beberapa karung sampah yang dibuang ke area TPA.

Baca Juga: Tiga Bersaudara Pendiri Sungai Watch Asal Prancis Tiba di Bojonegoro, Kampanyekan Aksi Bersih Sungai Lewat Run for Rivers

Mereka kemudian berlari lagi menuju Water Station 1 di depan SMP PGRI 1 Tegowanu Grobogan. Mereka disambut Danramil Tegowanu Moch Nadjib. Mereka istirahat sejenak sembari makan dan minum hidangan ringan. Seperti ubi, telur dan buah pisang.

 "Banyaknya sampah yang kita lihat di Gubug ini menjadi tantangan tersendiri bagi pemerintah daerah dalam mengatasinya,"kata Gery usai melihat TPA Desa Gubug.

Sam Gary, dan Kelly pun bersemangat mengajak masyarakat dan pemerintah daerah yang dilalui bisa mengatasi masalah sampah yang bertebaran di darat maupun di sungai.

"Ya. Kita berlari ini sudah sampai Grobogan dan Demak. Hari ini kita masuk Demak. Kuta banyak dengar banyak sampah di Demak. Kita ikut mendorong pemerintah daerah untuk bersama-sama mengatasi sampah ini,"ujarnya.

Menurut Gary, Kabupaten Demak yang dilewati dari Kebonagung-Karangawen dan Mranggen merupakan kabupaten yang ke-14

"Sejak kita mulai dari Bali, Demak ini merupakan kabupaten yang ke-14 yang kita lalui dengan kegiatan lari dan bersih sungai. Kita berharap, Demak nanti bisa bersemangat lagi dalam kebersihan lingkungan. Kita ikut kampanyekan terus,"ujarnya.

Dandim Tegowanu, Much Najib menyampaikan, pengawalan dan pengamanan perjalanan pelari asal Perancis tersebut disambut baik.

"Kita harapkan, nama Indonesia baik diluar negeri. Kita sambut mereka dengan hangat. Kita tunjukkan bahwa masyarakat kuta ramah-ramah. Apalagi, mereka mengajak kita semua untuk tetap bisa menjaga kebersihan lingkungan tentu ini sangat baik,"katanya. (hib)

Editor : Baskoro Septiadi
#run for rivers