Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Truk Kontainer Hajar Dua Mobil di Turunan Silayur Semarang, Sopir Sempat Teriak Blong, Blong, Blong 

Muhammad Hariyanto • Jumat, 10 April 2026 | 14:31 WIB
Kecelakaan lalulintas beruntun di Jalan Prof Hamka, persisnya turunan Silayur, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang diduga disebabkan kendaraan truk trailer muatan kontainer, Jumat (10/4/2926) pagi. 
Kecelakaan lalulintas beruntun di Jalan Prof Hamka, persisnya turunan Silayur, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang diduga disebabkan kendaraan truk trailer muatan kontainer, Jumat (10/4/2926) pagi. 

 

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Kecelakaan lalulintas beruntun di Jalan Prof Hamka, persisnya turunan Silayur, Kecamatan Ngaliyan, Kota Semarang diduga disebabkan kendaraan truk trailer muatan kontainer, Jumat (10/4/2926) pagi. 

Truk tersebut melaju dari wilayah Kawasan BSB Mijen melintas turun mengarah Jrakah. Namun ketika masih melintas di turunan Silayur Ngaliyan, truk melaju tidak terkendali. 

"Truk dari wilayah atas (BSB), dia sebelah kanan, sopirnya sudah teriak-teriak, blong, blong, blong (rem)," ungkap Adit, seorang pria yang mencari penghasilan sebagai Pak Ogah, dilokasi kejadian kepada Jawa Pos Radar Semarang, Jumat (10/4/2026). 

Baca Juga: Turunan Silayur Semarang Makan Korban Lagi, Truk Kontainer Rem Bling Hajar Dua Mobil

Keberadaan Pak Ogah ini hanya berjarak belasan meter dari lokasi kejadian, persisnya di U turn jalan, sebelum masuk Gang Pengilon, Ngaliyan, yang bersebalahan dengan jembatan yang merupakan titik lokasi kejadian.

Setelah sopir truk kontainer teriak blong, kemudian menabrak mobil Yaris warna merah, setelah U turn, dan melaju dari arah sama, Mijen ke Jrakah. 

"Dia (sopir truk kontainer) pas lewat teriak blong itu, terus menabrak mobil warna merah disitu. Mobil merah itu di jalur sama, ditabrak hingga terdorong kedepan dan nabrak tiang listrik, terus mobil merah itu terpental keluar jalan di lajur berlawanan sampai terbalik," bebernya.

Kondisi truk masih melaju, kemudian melintas oleng ke kiri menabrak gerobak pedagang cilok yang jualan di tepi jembatan, lalu menabrak mobil pickup yang sedang parkir, hingga terpental. 

Kemudian, diduga pengemudi truk sengaja banting ke kiri untuk menghindari adanya korban lain, dan akhirnya truk terguling melintang di tengah jalan.

Selain dua mobil yang dihajar, ternyata ada pengendara motor yang ikut terkena bodi truk saat mengalami terguling. Korbannya seorang perempuan, dan kemudian dilarikan ke rumah sakit terdekat. 

"Iya, ada pengendara motor yang ikut kena. Katanya dia keluar dari rumah sakit Hermina, terus turun. Nah tersenggol. Orangnya perempuan tadi bawa selimut-selimut, luka-luka terus dibawa ke rumah sakit," katanya.

Warga sekitar, Agus juga mengaku sempat mendengar sopir truk berteriak 'rem blong' saat sebelum mengalami kecelakaan. Beruntung kondisi lalu lintas saat itu dalam kondisi tidak terlalu padat.

Baca Juga: Update Terbaru 2026: Gaji dan Tunjangan Guru Kini Lebih Pasti, Ini Rincian Lengkapnya

"Sopir truk itu teriak 'blong, rem blong', terus nabrak-nabrak terus terguling. Saya langsung nolong pengemudi (Yaris) warna merah yang terlempar keluar badan jalan, arena posisinya dekat sama saya," jelasnya. 

Truk terguling tersebut melintang di tengah jalan, hampir mengenai pedagang minuman kemasan di tepi jalan terbuat dari baja ringan berbentuk kotak warna hijau. Hal ini membuat perempuan pedagang tersebut mengalami syok.

"Tadi mbak yang jualan, ya hampir kena tempat jualan ini. Orangnya ketakutan langsung lari keluar. Ini saya yang jaga jualan," kata seorang pria.

Terlihat, truk kontainer tersebut sampai terguling, dan melintang ditengah menutup akses jalan. Begitu juga, kendaraan pickup ringsek bagian bodi hingga tak terbentuk. 

Sedangkan mobil pribadi warna merah sampai terbalik 180 derajat, empat roda kendaraan berada diatas. Ternyata, mobil tersebut dikendarai oleh seorang prajurit TNI. 

"Iya, ini mobil milik TNI, pengemudi luka bagian tangan, tadi langsung dirawat di rumah sakit. Mobilnya rusak bagian depan, parah. Itu kan ditabrak dari belakang terdorong ke depan terpental menghantam tiang listrik lalu keluar jalur terguling," kata seorang pria anggota TNI yang enggan disebutkan namanya. 

Selain itu, gerobak milik pedagang cilok juga mengalami rusak. Kemudian kerusakan lainnya yakni tiang listrik di tengah median jalan juga roboh akibat ikut dihajar truk kontainer tersebut. 

Sementara saksi mata lainnya, Dwi Sumardiyanti mengaku syok melihat peristiwa kecelakaan di depan matanya langsung. Dia menyebut ada tiga kendaraan yang tertabrak truk tronton. 

"Dari atas itu truk tronton cepat sekali, Ada suara pengereman juga. Cuman dia nggak bisa berhenti dan nyundul mobil merah. Lalu nabrak mobil pick up, sepeda motor di depannya," imbuhnya. 

Akibat kejadian arus lalulintas dua arah mengalami kemacetan utamanya yang dari Jrakah menuju Mijen. Sebab, bodi kepala truk masih ditengah jalan, termasuk kontainer yang masih sedikit melintang juga di tengah jalan. 

Sekarang ini, bodi kepala truk dan kontainer masih dalam penanganan kepolisian untuk dilakukan proses evakuasi menggunakan kendaraan berat jenis crane. (mha)

Editor : Baskoro Septiadi
#silayur semarang #truk kontainer #REM BLONG #KECELAKAAN