Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Hari Ini Mahasiswa di Semarang Raya Akan Turun ke Jalan, Geruduk Kantor Gubernur Jawa Tengah 

Muhammad Hariyanto • Kamis, 9 April 2026 | 12:03 WIB
Kabidhumas Polda Jateng, Kombes Pol Artanto
Kabidhumas Polda Jateng, Kombes Pol Artanto

 

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Mahasiswa dari beberapa universitas atau kampus di wilayah Semarang Raya akan kembali turun ke jalan.

Mereka akan melakukan aksi demo menyampaikan aspirasi di Kantor Gubernur Jawa Tengah, Kamis (9/4/2026) siang. 

Informasi yang beredar, peserta aksi demo akan diikuti dengan kisaran jumlah massa kurang lebih 800 orang mahasiswa. Lokasi aksi, di Kantor Gubernur Jateng Jalan Pahlawan, Kota Semarang.

Baca Juga: Kejuaraan Asia 2026: Fajar-Fikri Lolos 16 Besar, Raymond-Joaquin Tersingkir

Tuntutan aksi, mendesak MK untuk mengabulkan perkara 157/PUU-XXIII/2025. TARIK militer dari jabatan sipil dan ruang sipil.

Turunkan Prabowo Gibran. Usut tuntas pelaku penyiraman Andrie Yunus beserta aktor di belakang nya. 

Kemudian, Reformasi kewenangan peradilan militer. Copot panglima TNI. Hentikan represi militer terhadap sipil. Menuntut permohonan maaf oleh Presiden dan Panglima TNI. 

Sebelum turun ke lokasi, peserta aksi berkumpul di Kampus masing-masing, pukul 11.00.

Kemudian, menuju titik kumpul dengan peserta aksi lainnya di Kantor Pos Johar, pukul 12.00. 

Selanjutnya, melaksanakan konvoi bersama pukul 13.00. Rute konvoi ini, Kantor Pos Johar- melintasi Kodim 0733/Balaikota Semarang - Simpang Lima - titik akhir Undip Pleburan kota Semarang, dan berjalan kaki menuju lokasi aksi di Kantor Gubernur Jateng.

Kabidhumas Polda Jateng, Kombes Pol Artanto menyampaikan, pihak kepolisian telah berkomunikasi dengan Korlap dengan maksud supaya pelaksana kegiatan aksi demo berjalan tertib aman dan lancar.

Serta tidak menggangu aktivitas masyarakat lainnya terutama pengguna jalan raya. 

Baca Juga: Info GTK April 2026 Sudah Dibuka, Tapi Banyak Guru Belum Sadar Risiko Ini Sebelum 15 April yang Bisa Bikin TPG Gagal Cair

"Kedua, kita menyiapkan personil untuk melakukan pelayanan terhadap demo ini. Supaya mereka terayomi dan tidak menimbulkan situasi yang tidak diinginkan," ungkapnya kepada Jawa Pos Radar Semarang, Kamis (8/4/2026). 

Personil yang dilibatkan dalam pengamanan aksi demo tersebut dilakukan oleh Polrestabes Semarang.

Kemudian, Polda Jateng mengirimkan personil untuk melakukan backup. 

"Kekuatan personel polisi yang dilibatkan 1.408 personel baik dari Polrestabes Semarang dan BKO Polda Jateng," bebernya. 

Terkait penyebaran personil, Kombes Pol Artanto mengatakan tentunya lokasi-lokasi tertentu yang menjadi tujuan tempat aksi demo dalam menyampaikan aspirasi baik di Pemerintahan Kota Semarang maupun di Kantor Gubernur Jawa Tengah.

"(Penyebaran) sudah dipersiapkan di titik titik tertentu. Tentunya untuk kesiapan, salah satunya K9," katanya.

Menanggapi tuntutan peserta aksi demo, pihaknya mengatakan pada intinya pihak kepolisian memfasilitasi kepada mahasiswa melakukan operasi, menyampaikan aspirasi.

Namun, mengimbau supaya dilakukan dengan tertib dan tidak menggangu aktivitas masyarakat.

"Pada prinsipnya kita menampung aspirasi mereka. Kita memberikan ruang dan waktu kesempatan mereka untuk menyampaikan aspirasi. Tentunya nanti setelah demo, aspirasi akan disampaikan.

"Polri akan akan memberikan pelayanan yang terbaik kepada peserta aksi lainnya. Tolong hindari penyusup atau kelompok-kelompok yang ingin mengacaukan situasi. Tetap mewaspadai pihak pihak lain dan tidak mengganggu arus lalulintas," sambungnya. 

Baca Juga: Daftar SMA dan MA Terbaik di Jawa Tengah Beserta Lokasinya Versi Pusat Prestasi Nasional Kemendikdasmen Buat Referensi SPMB 2026

Kepolisian juga tidak segan-segan mengambil tindakan tegas manakala aksi tersebut dilakukan secara anarkis. 

"Tentunya kalau ada tindakan anarkis, kita sudah mempersiapkan hal itu semua, supaya mereka tidak melakukan daripada tindak pidana," pungkasnya. (mha)

Editor : Baskoro Septiadi
#turun ke jalan #Polrestabes Semarang #MAHASISWA #Demo