Berita Semarang Raya Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Event Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Foto Jateng

Tampang Pelaku Begal Sadis di Halmahera Semarang, Eksekutor Masih Buron

Muhammad Hariyanto • Selasa, 7 April 2026 | 11:07 WIB
Satu orang pelaku kasus kejahatan jalanan alias begal di Jalan Halmahera Raya, Karangtempel, Semarang Timur telah diringkus anggota Resmob Satreskrim Polrestabes Semarang. 
Satu orang pelaku kasus kejahatan jalanan alias begal di Jalan Halmahera Raya, Karangtempel, Semarang Timur telah diringkus anggota Resmob Satreskrim Polrestabes Semarang. 

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Seorang pelaku begal di Jalan Halmahera Raya, Karangtempel, Semarang Timur telah diringkus anggota Resmob Satreskrim Polrestabes Semarang. 

Sekarang ini, kepolisian masih memburu satu pelaku lainnya yang merupakan eksekutor atau pelaku utama pembacokan. 
Informasi yang diperoleh, pelaku yang ditangkap tersebut bernama DBS, diringkus tanpa perlawan oleh anggota Resmob di daerah Mranggen, Kabupaten Demak, Senin (6/4/2026) petang. 

Terlihat, tangan bertato tersebut DBS telah mengenakan kalung besi alias borgol di bagian dua tangannya. Selanjutnya, DBS dibawa ke Mapolrestabes Semarang untuk dilakukan pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut. 

Pelaku DBS berperan memboncengkan rekannya, sang eksekutor yang sekarang belum diketahui keberadaannya. Eksekutor tersebut berinisial Dito. 
Aksi kejahatan ini, terekam kamera cctv. Pelaku DBS mengendarai motor matic memboncengkan pelaku Dito, menghampiri korban A yang duduk diatas motor di tepi jalan depan rumah korban Y, untuk dijemput dan berangkat ke gereja. 

Baca Juga: Cara Cek PIP Online 2026 Tanpa Harus ke Sekolah, Begini Cara Cek Status PIP Secara Online, Bisa Langsung Tahu Dana Sudah Cair atau Belum

Pelaku DBS juga tidak mengenakan helm. Begitu juga pelaku dito, sama, tidak mengenakan helm, hanya menutup bagian atas kepala menggunakan baju Hoodie. 

Pelaku DBS standby di motor, menunggu pelaku Dito yang sedang beraksi merampas barang korban. Setelah berhasil, dan melukai korban Y, pelaku Dito kembali membonceng motor pelaku DBS dan keduanya kabur. 

Kasatreskrim Polrestabes Semarang, AKBP Andika Dharma Sena tidak menampik adanya penangkapan tersebut. Selain itu juga mengakui masih memburu satu orang pelaku lainnya. "Nanti saya infokan, masih ada yang dicari satu orang (pelaku). Lengkapnya nanti ya," katanya, Selasa (7/4/2026). 

Sebelumnya diberitakan, aksi kejahatan jalan terus marak terjadi di wilayah Kota Semarang. Kejadian terbaru menimpa dua orang perempuan di wilayah Karangtempel Semarang Timur, Minggu (5/4/2026) sekitar pukul 06.00.

Informasi yang diperoleh, dua orang korban bernama Y, 30, warga Karangtempel dan A, 29, Rejosari, Semarang Timur.  Sedangkan pelakunya dua orang pria tak dikenal. Aksi pelaku juga sangat meresahkan, melakukan aksi pagi hari dengan membawa senjata tajam. 

Tak hanya sekedar menakuti korban, pelaku juga sadis, tega melukai korban dengan senjata tajam yang sudah dipersiapkan.

Baca Juga: TPG April 2026 Belum Cair? Ternyata Ini Penyebab Utama yang Sering Tak Disadari Guru, Nomor 3 Paling Fatal

Aksi kejahatan ini terekam kamera cctv. Kejadian bermula saat korban A duduk di atas sepeda motor ditepi jalan, depan rumah Y. Sesaat kemudian, didatangi dua orang berboncengan sepeda motor matic tanpa mengenakan helm. 

Pelaku juga berhenti persis samping korban. Satu pelaku turun dan langsung mengeluarkan senjata tajam, sembari menakuti korban dengan membacok motornya hingga roboh. Pelaku tersebut langsung meminta paksa barang bawaan korban A.

Sementara bersamaan itu korban Y berjalan keluar rumah dan melihat aksi tersebut. Kemudian langsung bergegas membuka pagar dan menolong A. 
Nahas, pelaku malah membabi buta menyerang korban Y, dengan senjata tajam. Terlihat, Y dan A sempat melakukan perlawanan untuk mempertahankan barangnya.  

Namun apalah daya, usahanya tak berhasil. Bahkan korban Y sampai jatuh tersungkur di jalan.

Kemudian pelaku kabur, kembali membonceng sepeda motor yang sudah siap ditunggu pelaku satunya. Kejadian ini pun sangat singkat, hanya satu menit. 
Tak ada pertolongan terhadap korban, meski terlihat ada beberapa pengendara sepeda motor yang melintas di lokasi jalan tersebut. 

Kapolsek Semarang Timur, Iptu Andy Susanto membernarkan adanya kejadian ini. Menurutnya, anggotanya juga telah mendatangi lokasi kejadian guna mengumpulkan keterangan sebagai bahan penyelidikan.

"Iya, kita sudah datangi TKP lakukan olah TKP awal. Kita juga dampingi korban saat ke puskesmas Halmahera," ungkapnya kepada Jawa Pos Radar Semarang, Senin (6/4/2026). 

Pihaknya membeberkan, kejadian tersebut awalnya korban A datang ke rumah korban Y untuk menjemput dan sudah berjanjian berangkat bareng ke gereja. 
Namun, saat korban A menunggu dan korban Y keluar dari rumah, didatangi oleh dua orang tidak dikenal meminta beberapa barang yang dibawa korban A.

"Setelah itu korban A menyerahkan dompet kemudian korban Y datang menghampiri korban A untuk membantu melawan. Namun korban Y tergores oleh alat (diduga Sajam) yang dibawa pelaku. Setelah itu pelaku melarikan diri," bebernya.

Pelaku hanya berhasil membawa kabur uang Rp 100 ribu milik korban A. Namun, korban Y mengalami luka di bagian pelipis dan pipi. Selanjutnya korban Y dibawa ke Puskesmas Halmahera untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut. 

Informasi yang diperoleh, korban Y mendapat 17 jahitan di dahi, pipi, jari tangan. Saat ini Y juga sedang menjalani perawatan intensif di salah satu rumah sakit di Kota Semarang. 

Kapolsek menegaskan, saat pelaku masih dalam penyelidikan oleh pihak kepolisian. Sejumlah saksi juga telah dimintai keterangan, termasuk mengecek rekaman cctv guna penyelidikan lebih lanjut.

"Sekarang masih penanganan Polsek Semarang Timur dibackup Jatanras Sat Reskrim Polrestabes Semarang, sedang melakukan penyelidikan secara intensif," tegasnya. (mha)

Editor : Baskoro Septiadi
#semarang #Polrestabes #BEGAL