RADARSEMARANG.ID, Semarang - Selama tujuh hari sebelum lebaran 2026, tercatat ada sebanyak 255.819 kendaraan masuk gerbang Tol Kalikangkung Semarang dari arah barat atau Jakarta. Kendaraan yang masuk di dominasi dari Jabodetabek.
Berdasarkan catatan dari pos terpadu di Gerbang Tol Kalikangkung Semarang, jumlah total Exit atau masuk ke gerbang tol Kalikangkung 255.819 kendaraan, sedangkan jalur entrance 77.025 kendaraan.
Catatan per hari, Kamis 19 Maret 2026, pukul 06.00 - 15.00, pada jalur Exit 27.848 kendaraan dan jalur Entrance 0, karena One way.
Rabu 18 Maret 2026, jalur exit sebanyak 72.418 kendaraan, jalur Entrance 0 One way.
Selasa 17 Maret 2026, jalur Exit 35.306 kendaraan, jalur Entrance 11.653 kendaraan.
Senin 16 Maret 2026 jalur Exit 31.446 kendaraan, jalur Entrance 17.376 kendaraan.
Minggu 15 Maret 2026, jalur Exit 33.608 kendaraan, Entrance 15.475 kendaraan.
Sabtu 14 Maret 2026, jalur Exit 31.707 kendaraan, Entrance 16.160 kendaraan, dan Jumat 13 Maret 2026, jalur Exit 23.486, dan Entrance 16.361 kendaraan.
Lintasan perjam, awalnya masih dibawah 1000 kendaraan. Hari berikutnya, meningkat mencapai 1000 kendaraan namun masih naik turun.
Kemudian hari ketiga sudah mencapai 1500 kendaraan lintasan perjam, dan terus merangkak naik hingga 2000 kendaraan.
Bahkan, sampai puncak hari mudik semenjak one way, sudah meningkat mencapai 3000 -4000 lebih kendaraan dalam lintasan perjam.
Kenaikan kepadatan kendaraan inilah akhirnya dilakukan one way nasional maupun one way lokal di dalam tol Kota Semarang, menyambung sampai tol Salatiga.
Sistem satu arah atau one way nasional dari KM 70 Tol Cikampek sampai KM 414 Tol Kalikangkung Semarang berlangsung, Selasa (17/3/2026) sore.
Kemudian, menyambung dari Kalikangkung ke Tol Salatiga, pada hari berikutnya, Rabu (18/3/2026) mulai pukul 16.45.
Rata-rata, kendaraan yang melintas masuk merupakan kendaraan pribadi, dari berbagai wilayah yang didominasi Jabodetabek termasuk dari wilayah Jawa Timur L seperti halnya nomor polisi L, N, dan dari Jawa Tengah, H, AD, G dan R.
Petugas dari Jasamarga Tol Kalikangkung juga berada di gerbang melakukan pelayanan pemudik yang tapping tol. Ada sebanyak 12 gardu utama yang dibuka termasuk 9 gardu tambahan.
Pemberlakuan sistem satu arah atau one way nasional dari Tol Cikampek menuju Tol Kalikangkung Semarang diperpanjang sampai ke KM 459 Tol Salatiga, Rabu (18/3/2026).
Kabudhumas Polda Jateng Kombes Pol Artanto mengatakan, kepolisian masih melakukan pemantauan terkait arus mudik yang melintas masuk di gerbang tol Kalikangkung Semarang, sampai hari ini, Kamis (19/3/2026).
"Iya, ini masih kita lakukan pemantauan, memang arus kendaraan dari arah barat dan masuk ke dalam tol Kalikangkung masih terus meningkat. Hari ini (Kamis) lintasan perjam masih 3000 - 4000 kendaraan," ungkapnya di Posko Media Kalikangkung kepada Jawa Pos Radar Semarang, Kamis (19/3/2026).
Pihaknya juga menyampaikan, sampai sekarang masih berlangsung one way nasional dari KM 70 Cikampek sampai KM 414 Kalikangkung dan menyambung ke KM 459 Tol Salatiga.
"Ini masih one way nasional dan Polda Jateng one way lokal. Sampai kapan kita belum tau. Makanya kita terus memantau, indikator kalau arus lalin 3000-4000 kendaraan lintasan perjam, maka masih kita berlakukan one way," bebernya.
Terkait puncak arus mudik, memang arus lalin sempat meningkat signifikan pada Rabu (18/3/2026). Namun, sampai Kamis ini juga masih tinggi lintasan per jam.
"Kemarin (Rabu) sudah puncaknya, hari ini juga masih tinggi. Bisa juga terjadi puncak arus mudik terjadi dua kali. Kalau arus balik, ya nanti kita lihat, tapi masih sesuai dengan SKB kemarin," katanya. (mha)
Editor : Baskoro Septiadi