RADARSEMARANG.ID, Semarang - Prakirawan Stasiun Meteorologi Maritim Tanjung Mas Semarang, Shafira Tsanyfadhila, menyebut kondisi gelombang di perairan utara Jawa Tengah hingga Karimunjawa cenderung tenang menjelang Lebaran.
Dalam sepekan ke depan, tinggi gelombang diperkirakan berada pada kisaran 0,1 hingga 1,25 meter atau kategori rendah.
Arah angin dominan bertiup dari barat hingga utara dengan kecepatan 2–10 knot.
Meski demikian, masyarakat diminta tetap mewaspadai potensi hujan ringan hingga sedang yang masih berpeluang terjadi, terutama pada malam hari.
“Potensi hujan lebih besar terjadi mulai pukul 19.00 hingga malam,” ujarnya.
Terkait kondisi pasang surut air laut, BMKG belum mengeluarkan peringatan dini banjir rob untuk periode 19–24 Maret.
Hal itu karena tinggi pasang maksimum diperkirakan hanya mencapai 0,9 meter.
Namun, potensi rob diprediksi meningkat pada 25–31 Maret seiring perubahan arus laut. Pada periode tersebut, masyarakat pesisir diminta meningkatkan kewaspadaan.
Shafira menjelaskan, pasang maksimum pada Maret umumnya terjadi pada sore hingga malam hari, sekitar pukul 15.00–20.00.
Wilayah yang berpotensi terdampak antara lain pesisir Semarang bagian utara, Demak, dan Pekalongan.
Ia mengimbau pemudik, baik melalui jalur darat maupun laut, untuk rutin memantau informasi cuaca terkini.
Informasi dapat diakses melalui aplikasi Info BMKG maupun media sosial resmi BMKG Maritim Semarang.
“Pemudik diharapkan menyesuaikan perjalanan dengan kondisi cuaca dan memperhatikan update informasi yang kami sampaikan,” tandasnya. (fgr)
Editor : Baskoro Septiadi