Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Ratusan Pemudik Motor Naik Kapal Perang KRI Banda Aceh Tiba di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang

Muhammad Hariyanto • Rabu, 18 Maret 2026 | 14:27 WIB

Ratusan pemudik berdatangan di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Rabu (18/3/2025). (Nurchamim/Jawa Pos Radar Semarang)
Ratusan pemudik berdatangan di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Rabu (18/3/2025). (Nurchamim/Jawa Pos Radar Semarang)

 

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Ratusan pemudik berdatangan di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang, Rabu (18/3/2025) usai melakukan perjalanan dari Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta, untuk pulang kampung halamannya.

Ratusan pemudik ini diangkut bukan menggunakan kapal seperti biasanya, melainkan sebuah kapal perang milik TNI Angkatan Laut, bernama KRI 593 Banda Aceh. Mereka tak dipungut biaya, alias gratis.

Satu persatu, ratusan Pemudik ini turun sembari mengendarai sepeda motor dan meluncur ke kampung halamannya masing-masing. Ada yang berboncengan bersama anak isteri, ada juga muda-mudi.

Informasi yang diperoleh, ada sekitar 707 pemudik yang turun di Semarang dengan membawa 261 unit sepeda motor.

Mereka yang tidak mengendarai motor, ada yang dijemput keluarganya dan sebagian naik bus ke terminal dan stasiun diantar kendaraan bus TNI dan Pemkot Semarang.

Terlihat ada empat unit bus yang telah disediakan dari TNI AL, Pemerintah Kota Semarang, dan Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Semarang. Masing-masing bus menuju Stasiun Semarang Tawang dan Semarang Poncol, serta Terminal Terboyo.

Pemudik, Mujiyono, mengatakan berangkat dari pelabuhan Tanjung Priok Jakarta Selasa (17/3/2026) sekitar pukul 08.00. Menurutnya, baru pertama kali ikut mudik gratis naik kapal perang.

"Alhamdulillah semuanya enak, mulai dari sahur, berbuka puasa (selama perjalanan) sudah disediakan semua. Alhamdulillah saya 0 rupiah," ungkap bapak-bapak yang mengaku akan menjadi perjalan mudik ke Kendal, Rabu (18/3/2026).

"Tahun depan mau mencoba lagi. Naik kapal ini terasa nyaman mungkin kapal untuk perang sehingga goncangannya nggak begitu terasa," katanya.

Muji mudik bersama empat anggota keluarganya yang lain. Selanjutnya menumpang bus yang telah disediakan menuju ke Terminal Terboyo untuk melanjutkan perjalanan ke Kendal.

"Ini gratis disediakan sampai ke terminal. Nanti di terminal cari bus sendiri, baru itu yang bayar sendiri," jelasnya.

Sementara pemudik lainnya, Siti perempuan warga asal Demak ini mengaku sudah tiga kali pulang kampung saat Idulfitri dengan kapal perang dari TNI AL.

"Sudah tiga kali (ikut mudik naik kapal perang), karena terbantu sekali, satu gratis dan yang kedua penjagaannya aman. Semoga terus diadakan lagi," harapnya.

Komandan Lanal Semarang Kolonel Mar Sabprowanto mengatakan, program ini sangat membantu masyarakat, baik pemudik yang membawa sepeda motor maupun yang tidak.

"Bagi yang tidak membawa kendaraan atau tidak dijemput keluarga, kami sediakan armada bus untuk diantar ke stasiun kereta maupun terminal bus, sesuai tujuan masing-masing," katanya.

Pendaftaran arus balik akan kembali dibuka dengan rencana keberangkatan pada 25 Maret 2026 dari Semarang menuju Jakarta.

"Perjalanan menggunakan kapal laut ini diperkirakan memakan waktu kurang lebih satu hari," jelasnya.

Sementara, Pj Sekda Kota Semarang, Budi Prakoso, menyampaikan total ada sekitar 1.447 orang pemudik yang naik kapal tersebut dan 800 orang di antaranya turun di Pelabuhan Tanjung Emas Semarang.

"Rata-rata pemudik berasal dari wilayah Semarang Raya, seperti Kota Semarang, Kendal, Demak, Kaliwungu, hingga ada juga yang dari Solo," ungkapnya.

Budi juga menyebut, kegiatan ini merupakan dukungan dari seluruh unsur Forkopimda untuk bekerja bersama-sama secara guyub dan kompak dalam rangka melayani warga yang sedang melakukan perjalanan mudik untuk merayakan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

'Kami berharap pelayanan ini bisa memberikan kemudahan, sehingga perjalanan pemudik berjalan lancar tanpa hambatan," katanya. (mha)

Editor : Baskoro Septiadi
#Mudik 2026 #Mudik di pelabuhan Tanjung Emas Semarang #Mudik asik naik kapal perang TNI #Kapal perang KRI Banda Aceh #Pemudik diangkut kapal perang TNI #mudik gratis