RADARSEMARANG.ID, Semarang - Atap gedung SPPG Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kelurahan Mangkang Kulon, porak-poranda diterjang angin kencang dan hujan deras, Rabu (18/2), sekitar pukul 10.30 siang.
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, pasalnya dapur MBG tersebut kebetulan belum beroperasi, meksipun begitu kerusakan terlihat cukup parah.
Pantauan Jawa Pos Radar Semarang, kerusakan parah terlihat di kanopi depan yang hilang diterpa angin.
Lalu atap diatas gedung juga terlihat terbuka, dan porak-poranda, batang dan genteng baja ringan terlihat menumpuk diatas bangunan.
"Saya kebetulan lagi istirahat, tiba-tiba angin kencang datang, atap didepan langsung terbuka dan terbang," kata Taufik warga yang tinggal tak jauh dari rumah MBG Mangkang Kulon.
Dia menerangkan, didalam gedung MBG ada satu orang pekerja. Saat atap diterpa angin, pegawai tersebut langsung keluar menyematkan diri.
"Orangnya langsung keluar, tadi tidak ada korban," jelasnya.
Sementara itu Asisten Lapangan SPPG MBG Mangkang Kulon, Fauzan, menjelaskan bahwa kerusakan terjadi akibat angin kencang yang bergerak dari arah barat ke timur. Mayoritas kerusakan hanya terjadi pada atap.
"Memang tadi anginnya seperti badai. Arahnya dari barat ke timur. Di depan ini tidak ada pohon, jadi yang langsung terdampak kanopi bagian depan," jelasnya.
Dia menjelaskan, kanopi berbahan baja ringan serta sedikit bagian depan bangunan. Untuk bagian dalam dipastikan aman, hanya ada rembesan air dari atap.
Area masak ataupun kantor pun tidak mengalami kerusakan.
"Kerusakan tidak parah, hanya kanopi dan sedikit bagian depan. Barang-barang di dalam aman karena memang belum operasional. Tadi sempat bocor, tapi hanya air saja, tidak sampai mengenai komputer atau peralatan elektronik. Kabel juga sudah saya cek, semuanya aman," katanya.
Pihak pengelola mengaku akan langsung melakukan perbaikan secepatnya, dan targetnya dalam dua hari kedepan perbaikan rampung dilakukan, pasalnya Senin pekan depan MBG Mangkang Kulon mulai beroperasi.
"Ini langsung kita perbaiki, besok Minggu kita sudah mulai drop MBG ke tiga sekolah. Sekarang fokus perbaikan bagian atas dulu, nanti bagian bawah dibersihkan," pungkasnya. (den)
Editor : Baskoro Septiadi