RADARSEMARANG.ID, Semarang - Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng mengisi jabatan di tingkat kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang sebelumnya kosong atau diisi pelaksana tugas, di Lantai 8 Gedung Moch Ikhsan, Jumat (6/2).
Selain mengisi jabatan kosong, juga dilakukan pergeseran camat menjadi kepada OPD, ataupun kepala OPD bergeser ke tempat baru.
Adapun setelah pelantikan ini, menyisakan empat jabatan camat yang kosong, yakni di Pedurungan, Mijen, Gajahmungkur, dan Semarang Tengah.
Menurut informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Semarang, Dinas Pendidikan saat ini diisi oleh Muhammad Akhsan, yang sebelumnya menjabat Kabag Kesra.
Lalu Aniceto Magno Da Silva, yang sebelumnya sebagai Camat Semarang Tengah, kini menjabat sebagai kepala Dinas Perdagangan.
Arwita Mawarti, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH), bergeser ke Dinas Perindustrian.
Sementara Kepala DLH, diisi oleh Glory Nasarani. Kepala Bapenda yang sebelumnya Plt, diisi oleh Diah Supartiningtias.
Jabatan sebagai kepala Dishub, diisi oleh Danang Kurniawan yang sebelumnya menjadi sekdin Dishub. Disperkim diisi Murni Ediati yang sebelumnya juga menjabat sebagai sekretaris.
Ferry Kuntoaji yang sebelumnya sekretaris di Distaru, naik sebagai kepala Distaru. Sementara Camat Gajahmungkur Puput Widhiatmoko, dilantik sebagai Kepala DPMPTSP.
Kemudian Camat Pedurungan, Agus Junaedi dilantik menjadi kepala Dinsos.
Camat Mijen, Didik Dwi Hartono kini menjabat sebagai kepala Diskominfo Kota Semarang. Terakhir Dirut RSWN yang semula kosong diisi oleh Drg Rahma Defi sebagai direktur.
"Kita pastikan tidak ada gratifikasi, saya tidak akan mentolerir sekecil apapun itu. Bahkan saya sendiri yang akan membawa langsung ke aparat penegak hukum," kata Agustina usai pelantikan.
Ia menjelaskan, masih terdapat beberapa jabatan strategis seperti Sekretaris Daerah dan Inspektorat yang belum terisi definitif karena harus melalui mekanisme perizinan khusus. Proses tersebut saat ini masih berjalan.
“Kalau izinnya sudah keluar, akan segera kami isi. Ini sedang kami proses,” ujarnya.
Terkait regenerasi pejabat, Agustina menyebutkan bahwa meskipun ada pejabat eselon II yang memasuki masa pensiun tahun ini, stok ASN yang memenuhi kualifikasi masih mencukupi.
"Tahun ini ada sekitar enam pejabat eselon II yang pensiun. Tapi stok ASN cukup dan siap," bebernya.
Dalam penempatan pejabat, Agustina menegaskan tetap menggunakan manajemen talenta untuk menghindari subjektivitas, dengan melibatkan perguruan tinggi dari berbagai disiplin ilmu.
“Saya tidak mau menilai sendiri. Kita libatkan universitas agar penilaiannya objektif,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala BKPP Kota Semarang, Joko Hartono, menjelaskan bahwa setelah pelantikan eselon II, proses akan dilanjutkan dengan pelantikan eselon III dan eselon IV, termasuk jabatan lurah.
Joko juga mengungkapkan, terdapat empat camat yang naik menjadi kepala OPD, sehingga untuk sementara jabatan camat diisi oleh sekretaris camat sebagai pelaksana tugas.
"Sementara diisi Plt oleh Sekcam. Insya Allah tidak lama, camat dan lurah akan dilantik bersamaan," ujarnya. (den)
Editor : Baskoro Septiadi