Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Warga Keluhkan Keberadaan TPS di Depan Puskesmas Pegandan Semarang

Adennyar Wicaksono • Rabu, 21 Januari 2026 | 18:18 WIB
BEKAS TPS : Bekas TPS di depan Puskesmas Pegandan dikeluhkan warga karena merusak estetika dan meninggalkan bau.
BEKAS TPS : Bekas TPS di depan Puskesmas Pegandan dikeluhkan warga karena merusak estetika dan meninggalkan bau.

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Keberadaan sisa-sisa tempat pembuangan sampah (TPS) di Jalan Lamongan Raya, Kelurahan Sampangan, Kecamatan Gajahmungkur, dikeluhkan warga setempat.

Meskipun sudah ada rencana relokasi, namun baru anyir dan bekas bangunan TPS masih berdiri kokoh. Ironisnya bangunan baru yang digunakan untuk Puskemas Pegandan sudah siap digunakan.

Bahkan papan nama Puskesmas sudah terpampang, bangunan dengan cet cream itu merupakan pindahan dari puskesmas di Jalan Kendeng Barat Nomor III dan mulai beroperasi sejak Senin (19/1) lalu.

"Harusnya langsung dibongkar, karena Puskemas sudah mulai beroperasi apalagi bekas TPS, bau sampah masih ada disitu," kata Eka Pratama warga RT 5 RW 5 Kelurahan Sampangan, Rabu (21/1).

Eka menjelaskan, sebagai warga setempat dia bersyukur TPS dipindah. Karena saat hujan, air sampah kerap meluber ke jalan dan mengeluarkan bau yang tidak sedap.

Saat ini tidak ada lagi becak sampah yang menurunkan muatan di lokasi tersebut. Namun, jejaknya masih tertinggal.

"Sampahnya memang sudah enggak ada yang ngirim ke sini. Tapi sisa-sisanya masih kelihatan. Harapannya segera diratakan tanahnya,"ujarnya

Terpisah, Camat Gajahmungkur, Puput Widhiatmoko Hadinugroho, menjelaskan alasan puskesmas sudah beroperasi sementara TPS belum dibongkar sepenuhnya. Dia menerangkan jika pembangunan Puskesmas Pegandan dilakukan dalam dua tahap.

"Tahap pertama itu satu lantai, selesai tahun 2024. Tahap kedua selesai di 2025. Secara bangunan dan penempatan memang sudah mulai, tapi peresmian dari Pemkot masih menunggu jadwal," jelasnya .

Karena sudah beroperasi dan dikeluhkan warga, serta menjaga estetika Puskemas, Puput menerangkan jika pembongkaran TPS ditargetkan dalam waktu dekat

"Puskesmas Pegandan ini mulai beroperasi Senin kemarin, tanggal 19 Januari 2026. Tentunya TPS yang ada di depan puskesmas itu harus kita pindahkan dan dibongkar, kira-kira pada Minggu ini," katanya.

Ia menekankan, lingkungan puskesmas harus memenuhi standar kebersihan dan kesterilan, bukan hanya secara fungsi tetapi juga secara visual.

"Lingkungan puskesmas itu harus bersih, steril, dan secara estetika juga harus bagus," ujarnya

Puput menjelaskan, ke depan area depan puskesmas tidak akan dibiarkan kosong. Sesuai rencana, lokasi bekas TPS akan ditata ulang. Misalnya seperti taman, dan tempat parkir.

"Selain taman ada juga tempat parkir, tapi tidak terlalu besar. Puskesmasnya di depan, di belakangnya nanti ada Koperasi Merah Putih,"jelasnya.

Terkait pengelolaan sampah, Puput mengatakan pihak kecamatan telah menggelar rapat dengan dinas terkait.

Dia menerangkan, TPS di Lamongan Raya sudah dipindahkan ke TPS Tumpang.

"Untuk sementara kita geser ke TPS Tumpang. Teman-teman becak sampah sudah kita sampaikan, tidak ada lagi aktivitas pembuangan di TPS depan puskesmas," paparnya.

Lebih jauh, pihaknya juga menyiapkan skema jangka panjang agar Kelurahan Sampangan tidak lagi memiliki TPS. Solusinya adalah pembentukan Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM).
 
Menurutnya sistem jemput bola ini diharapkan membuat lingkungan permukiman lebih bersih dan tertata.
 
"Kita akan buat KSM, harapannya masalah sampah bisa selesai tidak perlu ada TPS, tapi sampah dijemput dari rumah warga langsung dibawa ke TPA," pungkasnya.(den)
Editor : Baskoro Septiadi
#TPS #semarang #SAMPAH