Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Event Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Foto

Pilus Desak Jembatan Roboh di Mangkang Wetan Semarang Segera Dibangun

Adennyar Wicaksono • Selasa, 20 Januari 2026 | 05:40 WIB
TERPUTUS : Akses warga di RW 7 Kelurahan Mangkang Wetan, terputus karena jembatan swadaya roboh, dan warga harus menggunakan perahu untuk beraktivitas.
TERPUTUS : Akses warga di RW 7 Kelurahan Mangkang Wetan, terputus karena jembatan swadaya roboh, dan warga harus menggunakan perahu untuk beraktivitas.

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Ketua DPRD Kota Semarang, Kadar Lusman mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang, berkoodinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali - Juana, untuk segera membangun jembatan swadaya di RW 7 Kelurahan Mangkang Wetan.

Seperti diketahui, jembatan yang menjadi penghubung warga di RW 7, roboh paska diterjang derasnya air Sungai Beringin, Kamis (15/1) pekan lalu.

Praktis akses warga terputus total dan terisolir, untuk beraktivitas warga terpaksa menggunakan perahu dengan biaya Rp 2 ribu sekali jalan.

"Sampai saat ini masih terisolir ya, warga harus pakai getek (perahu kecil,Red) untuk beraktivitas, seperti bekerja, sekolah, dan lainnya. Sekali jalan itu Rp 2 ribu," kata Ketua DPRD Kota Semarang, Kadar Lusman, Senin (19/1).

RW 7 sendiri, terdapat dua RT yakni RT 4 dan RT 5, kedua RT ini pisahkan oleh aliran Sungai Beringin, dengan RT lainnya atau menuju akses jalan utama menuju ke arah Kelurahan Mangunharjo dan kearah Mangkang Wetan.

Jumlah warga yang tinggal di wilayah ini sekitar 150 sampai 200 kepala keluarga (KK).

Pihaknya mendesak, agar jembatan segera diperbaiki. Pasalnya saat ini curah hujan masih sangat tinggi, sehingga berbahaya jika untuk beraktivitas warga harus menggunakan perahu.

"Saat ini masih musim hujan, takutnya ada limpasan air dari atas. Ini kan malah berbahaya," ujarnya.

Pihaknya mendorong Pemkot Semarang untuk segera berkoordinasi dengan BBWS untuk melakukan perbaikan ataupun minimal membangun jembatan darurat.

Pasalnya jembatan yang putus merupakan akses warga satu-satunya untuk beraktivitas.

"Yang ditugaskan dari pusat kan BBWS ya, harapannya ada solusi agar warga nyaman dalam beraktivitas," tambah dia.

Sementara itu, Kepala DPU Kota Semarang, Suwarto menjelaskan ranah perbaikan jembatan yang melintang di Sungai Beringin ini merupakan wewenang dari BBWS Pemali Juana, pihaknya pun mengaku sudah berkoordinasi dengan BBWS.

"Jembatan itu jembatan sementara, dulu yang buat BBWS dan memang belum dibuat permanen, nah saat ini kita sudah berkoodinasi agar segera dilakukan perbaikan," pungkasnya. (den)

Editor : Baskoro Septiadi
#BANJIR #pilus #BWWS #DPRD #pemkot semarang