RADARSEMARANG.ID, Semarang - Tanggul Sungai Plumbon, yang membelah Kelurahan Mangunharjo dan Mangkang Kulon kembali jebol, Jumat (26/12).
Curah hujan yang tinggi membuat debit air meningkat, bahkan air sudah limpas dari bibir tanggul.
Imbasnya ada empat tanggul di Kelurahan Mangunharjo dan Kulon jebol dan menggenangi ratusan rumah warga.
Menurut informasi yang dihimpun, ada empat titik tanggul yang jebol, salah satunya di Kelurahan Mangkang Kulon RT 2 RW 3.
Kemudian ada tiga titik di Mangunharjo, salah satunya di RT 6 RW 4, dan RT 2 RW 4.
"Sekitar setengah 3 sore air mulai limpas, tidak berselang lama jebol dan masuk ke rumah warga," kata Akhiar warga RT 6 RW 4 Kelurahan Mangunharjo.
Akhiar menjelaskan, air sungai masuk rumah dengan cepat. Untungnya warga sudah melakukan evakuasi barang-barang berharga ke tempat lebih tinggi.
"Sekitar satu meter, masuk rumah. Ini kita lakukan pembersihan lumpur, setelah air surut," ujarnya.
Dia meminta tanggul yang jebol bisa diperbaiki secepatnya untuk penanganan darurat, apalagi curah hujan beberapa hari terakhir diprediksi masih akan tinggi.
"Harapannya bisa ditambal sementara dulu, agar tidak kebanjiran lagi," harapnya.
Ketua LMPK Kelurahan Mangunharjo, Munawar menjelaskan ada empat RT di wilayahnya yang terdampak banjir, yakni di RT 1,2,5 dan 6 di RW 4. Dia memperkirakan ratusan rumah terdampak banjir.
Selain itu, untuk titik-titik tanggul jebol ada di wilayah RT 6 dan RT 5 RW 4. Khusus di RT 6, jebolan tanggul terjadi di sebelah selatan tanggul yang baru saja diperbaiki belum lama ini dengan lebar sekitar 2 meter.
"Untuk di RT 5 RW 4 jebolan tanggul sekitar 20 meter, dampaknya lebih besar dibandingkan banjir yang awal musim hujan kemarin," jelasnya.
Sementara itu, Aipda Y. Yoedhi, Bhabinkamtibmas Kelurahan Mangunharjo, menjelaskan TNI dan Polri bahu membahu untuk melakukan pembersihan sampah di sungai yang nyangkut di jembatan agar aliran lancar.
"Warga, DPU dan TNI Polri langsung kerja bakti melakukan pembersihan sampah yang nyangkut, lalu kita juga bantu melakukan pembersihan rumah warga yang terdampak banjir," ujarnya.
Menurut informasi yang dihimpun, banjir juga terjadi di Kelurahan Wonosari tepatnya di RW 2. Jalan Pantura sempat tersendat karena sejumlah titik mengalami genangan, salah satunya di depan SPBU Randugarut, lalu depan RM. Sampurna Mangkang.
Kabid SDA DPU Kota Semarang, Mochamad Hisyam menjelaskan pihaknya sedang melakukan inventarisasi titik tanggul Sungai Plumbon yang jebol. Nantinya akan dilakukan penanganan sementara, bersama dengan BBWS Pemali- Juana
"Saat ini sedang kita data, nanti akan langsung ditambal dengan sand bag, kita juga berkoordinasi dengan BBWS agar membangun tanggul agar tidak terjadi limpasan," pungkas dia. (den)
Editor : Baskoro Septiadi