Berita Semarang Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Event Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Foto

Libur Natal, Tol Semarang Diserbu 2.700 Kendaraan Per Jam

Muhammad Hariyanto • Kamis, 25 Desember 2025 | 22:04 WIB

 

Jalur masuk gerbang Tol Kalikangkung mengarah tol dalam kota Semarang lebih padat
Jalur masuk gerbang Tol Kalikangkung mengarah tol dalam kota Semarang lebih padat

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Sebanyak 2.700 kendaraan masuk ke gerbang Tol Kalikangkung Semarang setiap jam pada libur natal Kamis (25/12/2025).

Kasatlantas Polrestabes Semarang, AKBP Yunaldi mengungkapan selama 24 jam sejak pukul 06.00 hari kemarin sampai dengan, Kamis (25/12/2025) pukul 06.00, mengalami kenaikan sebanyak 29 persen dari hari sebelumnya.

"Jadi dari 25.000 kendaraan ke 33.000 kendaraan (Rabu). Hari ini (Kamis) 2 jam terakhir jam 10.00 ke jam 11.00 itu 2.500 kendaran (per jam), jam 11.00 ke jam 12.00 itu 2.700 kendaraan," ungkapnya dilokasi Posko Terpadu Gerbang Tol Kalikangkung, kepada Jawa Pos Radar Kamis (25/12/2025).

"Jadi ada sedikit peningkatan dari kemarin. Tadi sempat panjang antrian, ini sudah enggak ada antrian. Karena kami bekerjasama sama pihak tol untuk menambah kartu pembayarannya," lanjutnya.

Informasi yang diperoleh, Jalan Tol dalam Kota Semarang juga mengalami kepadatan kendaraan di pintu masuk gerbang Tol Banyumanik, Kamis (24/12/2025).

"Kalau di (Gerbang Tol) Banyumanik itu lebih banyak algomerasi, artinya orang perjalanan dari kabupaten ke kabupaten sebelah," jelasnya.

Menanggapi kondisi kepadatan kendaraan di dalam kota Semarang, AKBP Yunaldi mengatakan telah menyebar anggota ke berbagai lokasi termasuk di wilayah Kalikangkung, rest area, termasuk di Jalan Arteri.

Tujuannya untuk melakukan pemantauan dan pengaturan arus kendaraan manakala terjadi kepadatan kendaraan.

"Dalam kota kami menyiapkan tim Urai barat, tengah, Kota Semarang dan Selatan. Nah, itu kami gelar anggota. Bila terjadi kepadatan, kita anggota kita perintahkan untuk menarik arus rekayasa. Itu yang kita lakukan," bebernya.

Menanggapi puncak arus lalulintas Nataru, pihaknya mengaku sudah terjadi adanya kepadatan kendaraan siginifikan sejak kemarin sore, Rabu (23/12/2025).

"Kemarin nah itu kan benar paling tinggi menjadi Rp33.000 yang melintas Kalikangkung. Kita enggak tahu kita lihat nanti sore ini," bebernya.

AKBP Yunaldi tidak menampik adanya kepadatan kendaraan arus lalulintas di dalam kota. Menurutnya, hal ini juga dampak dari liburan, natal dan tahun baru.

"Kalau dibanding hari biasa ada peningkatan karena masyarakat sudah mulai datang dari luar kota ya apalagi jam-jam maka siang itu pasti mereka cari restoran dan sebagainya," katanya.

Menanggapi adanya rencana one way baik arah ke Semarang dan sebaliknya nantinya, AKBP Yunaldi mengatakan sampai sekarang ini belum ada perintah dari Korlantas Polri untuk melakukan one way.

"Sementara enggak ada, belum diperlukan. Jadi kalau di sini kalau sudah menyentuh 3.000 kali tiga kali 3 jam berturut-turut baru kita siapkan rencana one way lokal," jelasnya.

Pihaknya mengimbau kepada masyarakat untuk berhati-hati selama berkendara. Terlebih juga bisa kendalikan kecepatan kendaraannya. Hal ini untuk mengantisipasi terjadinya Kecelakaan lalulintas.

"Jadi sudah banyak contoh ya kemarin bus dan dan sebagainya. Untuk hati-hati jaga jarak kendaraannya, ngantuk istirahat, cek selalu Kendaraannya, bannya, termasuk surat-suratnya. Minimal 4 jam itu harus berhenti istirahat," harapnya. (mha)

Editor : Baskoro Septiadi
#Gerbang Tol Kalikangkung Semarang #tol kalikangkung semarang #Nataru di tol Kalikangkung Semarang #Satlantas Polrestabes Semarang #Arus kendaraan di tol Kalikangkung Semarang #Nataru di kota Semarang