RADARSEMARANG.ID, Semarang - Kecelakaan maut dialami bus Cahaya Trans terjadi di Exit Jalan Tol Krapyak Kota Semarang, Senin (22/12/2025). Kecelakaan tersebut menyebabkan 16 orang penumpang meninggal.
Berdasarkan data yang diperoleh, kecelakaan ini terjadi persisnya di KM 420 – 200 di simpang susun Krapyak, Semarang Barat.
Pengemudi bus tersebut diketahui bernama Gilang, warga Kecamatan Guguak Panjang, Kota Bukit Tinggi, Sumatra Barat.
1. Pengemudi, selamat hanya mengalami luka lecet, dan rawat jalan di RSUD Tugurejo, Kota Semarang.
korban luka lainnya, merupakan penumpang adalah :
2. Robi Sugianto, laki-laki warga Kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes. Mengalami luka pada Kaki kanan patah,dirawat di RSUD. Tugurejo, Kota Semarang.
3. Purwoko, warga Kecamatan Cangkringan, Kabupaten Sleman, Provinsi DIY. Mengalami luka pada Dada dan Lecet ,dirawat di RSUD. Tugurejo, Kota Semarang.
4. Marno, Kecamatan Tanah Sereal, Kota Bogor, Provinsi Jabar. Mengalami luka Dagu dan Dada memar, dirawat di RSUD. Tugurejo, Kota Semarang.
5. Sutiadi Sarwono, pensiunan warga Kecamatan Boyolali, Kabupaten Boyolali. Mengalami luka pada Wajah lecet, dirawat di RSUD. Tugurejo, Kota Semarang.
6. Nyi Mas Jihan, perempuan mahasiswi warga Kecamatan Cibinong, Kota Bogor, Provinsi Jabar. Mengalami luka pada Leher memar, dirawat di RSUD. Tugurejo, Kota Semarang.
7. Ardi Nata, Mahasiswa Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Provinsi Jabar. Mengalami luka pada Lengan kanan lecet, dirawat di RSUD. Tugurejo, Kota Semarang.
8. Rujiyanti, perempuan warga Kecamatan Juwiring, Kabupaten Klaten. Mengalami luka pada luka lecet dan Kaki memar, rawat jalan di RSUD. Tugurejo, Kota Semarang.
9. Prisma Andika, Mahasiswa warga Kecamatan Klaten Selatan, Kabupaten Klaten. Mengalami luka pada Kaki memar, dirawat di RS. Colombia Asia, Kota Semarang.
10. Rafi Abdurrahman, Mahasiswa warga Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selatan, Provinsi Banten. Mengalami luka pada Kaki memar, dirawat di RS. Colombia Asia, Kota Semarang.
11. Parwono, petani warga Kecamatan Purwantoro, Kabupaten Wonogiri. Mengalami luka pada Kaki luka terbuka dan Mata lebam, dirawat di RS. Colombia Asia, Kota Semarang.
12. Purnomo, warga Kelurahan Kaliwungu, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Semarang. Mengalami luka pada Paha lecet dan memar, dirawat di RS. Colombia Asia, Kota Semarang.
13. Hafis, Mahasiswa warga Kecamatan Talawi, Kota Sawah Lunto, Provinsi Sumbar. Mengalami luka pada Kaki dan Tangan lecet, dirawat di RS. Colombia Asia, Kota Semarang.
14. Karnoto, mahasiswa warga Kecamatan Bayat, Kabupaten Klaten. Mengalami luka pada Kaki dan Tangan lecet, dirawat di RS. Colombia Asia, Kota Semarang.
15. Mahija, balita warga Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Grobogan. Mengalami luka pada Cidera kepala,dirawat di RS. St. Elizabeth, Kota Semarang.
16. Hakeem, warga Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Grobogan. Mengalami luka pada Tangan kiri dan Pelipis Kanan, rawat jalan di RS. St. Elizabeth, Kota Semarang.
17. Aulia, perempuan Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Grobogan. Mengalami luka pada Paha kaki kanan memar, rawat jalan di RS. St. Elizabeth, Kota Semarang.
Berikut identitas korban meninggal dari penumpang bus Cahaya Trans
1. Sadimin, laki-laki warga Kelurahan Melikan, Kelurahan Wedi, Kabupaten Klaten.
2. Srihono, laki-laki warga Kecamatan Juwiring, Kabupaten Klaten.
3. Listiana, perempuan warga Kecamatan Trucuk, Kabupaten Klaten.
4. Sugimo, laki-laki warga Kecamatan Banyudono, Kabupaten Boyolali.
5. Haryadin, laki-laki warga Kecamatan Pasar Rebo, Kota Jakarta Timur, DKI Jakarta.
6. Mutiara, mahasiswi warga Kabupaten Sleman, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.
7. Saguh, laki-laki warga Kecamatan Parung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
8. Wahyu, mahasiswa warga Kabupaten Boyolali.
9. Ngatiyem, perempuan warga Kecamatan Mojosongo, Kabupaten Boyolali.
10. Erna, perempuan warga Rancaungur, Kota Bogor, Jawa Barat.
11. Yanto, laki-laki warga Kecamatan Trucuk, Kabupaten Klaten.
12. Anis, perempuan warga Kecamatan Banyudono, Kabupaten Boyolali.
13. Noviani, perempuan warga Kecamatan Kemang, Kota Bogor, Jawa Barat.
14. Anih, perempuan warga Kecamatan Parung, Kota Bogor, Jawa Barat.
15. Dwi, Perempuan warga Kecamatan Ciputat, Kota Tangerang Selatan, Provinsi Banten.
16. Endah, perempuan warga Kecamatan Cangkringan, Kabupaten Sleman, Provinsi DIY. Meninggal dalam perjalanan ke RSUD Tugurejo, Kota Semarang.
Kasubnit Gakkum Satlantas Polrestabes Semarang, Iptu Novita Chandra mengungkapan kejadian bermula saat bus melaju dari arah Selatan ke Utara dari arah Kalikangkung ke Krapyak. Sesampai lokasi mengalami kecelakaan tunggal.
"Diduga bus saat melintas di jalan yang menikung, tidak dapat mengendalikan laju kendaraannya, sehingga oleng ke kanan menabrak pembatas jalan," katanya. (mha)
Editor : Baskoro Septiadi