RADARSEMARANG.ID, Semarang - Munculnya dugaan isu penjualan harimau alias macan di Semarang Zoo, akhirnya ditanggapi oleh pihak manajemen.
Sebelumnya isu hilangnya macan ini mencuat di sosial media, dan konon disebutkan dalam narasi jumlah macan di BUMD milik Pemkot Semarang ini hanya tinggal empat ekor karena diduga dijual oleh oknum yang tidak bertanggungjawab.
Plt Direktur Semarang Zoo, Swandito Widyotomo, tidak mau berkomentar banyak saat dikonfirmasi. Dito sapaannya, menjelaskan semua informasi dan data yang ada di Semarang Zoo sudah disampaikan ke Wali Kota Semarang, Agustina Wilujeng.
"Data semuanya sudah kita sampaikan Bu Wali, kita menunggu tanggapan dari beliau. Untuk statment selanjutnya kita masih menunggu digelarnya RUPS oleh Wali Kota," katanya saat dihubungi Jawa Pos Radar Semarang, Senin (15/12).
Dito tidak membenarkan jumlah macan di Semarang Zoo berkurang. Namun menurutnya narasi yang menyebutkan jika jumlahnya hanya empat, itu tidak benar.
"Kita nunggu RUPS aja, tapi jumlahnya ngga seperti yang diberitakan. Kalau sekarang saya ngga berani statment banyak," pungkasnya.
Sementara itu, Anggota Komisi D DPRD Kota Semarang, Arya Setyo Novanto, mengaku belum mengetahui kebenaran kabar berkurangnya macan di Semarang Zoo.
"Tentu jika benar terjadi, sangat disayangkan, kenapa bisa kok berkurang," ujarnya.
Pihaknya mengaku akan meminta Ketua Komisi D untuk membahas kabar tersebut di rapat internal komisi. Sekaligus mendengar persiapan dari Semarang Zoo untuk menyambut libur Natal dan Tahun Baru.
"Ini kan tempat wisata punya Pemkot yang menghasilkan PAD, nanti kita akan bahas dan undang manajemen untuk duduk bersama,"katanya.
Sebelumnya, Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Semarang, Samsul Bahri, enggan berkomentar banyak.
Menurutnya urusan operasional Semarang Zoo bukan di dinasnya.
"Kalau kita masuk ke sana, enggak bisa ya, karena itu kan sudah ranahnya BUMD," ujarnya belum lama ini.
Samsul sapaanya, juga sempat mengurus manajemen Semarang Zoo pada tahun 2017 lalu. Menurutnya pengembangan Semarang Zoo idealnya berpegang pada tiga konsep utama, yakni konservasi, edukasi, dan rekreasi.
"Bagaimana hewan itu diberi makan yang nyaman, obat. Ada edukasi disana, juga tentunya rekreasi," jelasnya. (den)
Editor : Baskoro Septiadi