Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Kalah Judi Slot, Karyawan Martabak di Pudakpayung Semarang Todong Kasir Indomaret

Muhammad Hariyanto • Selasa, 2 Desember 2025 | 22:16 WIB
 
 
Tampang tersangka saat digelandang masuk ke dalam ruang tahanan Mapolsek Banyumanik
Tampang tersangka saat digelandang masuk ke dalam ruang tahanan Mapolsek Banyumanik

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Tersangka kasus penodongan kasir Indomaret di Pudakpayung Semarang telah menjalani pemeriksaan penyidikan di Polsek Banyumanik.

Tersangka diketahui bernama Dwi Lukman Adi Harianto, warga Jalan Sultan Hasanuddin, Panarukan Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang. Keberadaannya di Semarang bekerja sebagai karyawan martabak di Kecamatan Banyumanik. 

Motif kasus tersebut, ternyata pelaku memiliki utang terhadap juragannya, pengusaha martabak. Pelaku telah memakai uang milik juragannya untuk bermain judi slot.

"Pakai uang martabak, buat ganti," ungkapnya saat dihadirkan rilis di Mapolsek Banyumanik, Selasa (2/12/2025).

Namun perjudian tersebut, tersangka mengaku kalah. Hingga akhirnya, nekat melakukan aksi kejahatan dengan cara menodong kasir di dalam Indomaret di Pudakpayung, Sabtu, 11 Oktober 2025, sekitar pukul 07.30.

Tersangka mengaku, sudah berkeluarga dan memiliki satu anak berusia tiga tahun. Sedangkan perjudian online ini, tersangka juga mengaku sudah dua tahun silam. 

"Sudah sejak 2 tahun, kalau ditafsir ya sudah Rp 30 juta. Ya pernah menang ya kalah. Tapi habis juga," katanya.

Sementara, Kapolsek Banyumanik Kompol Hengky Prasetyo membeberkan, tersangka melakukan aksinya sendirian dengan membawa sebilah pisau dapur. Kejadian tersebut, tersangka berhasil membawa kabur uang.

"Pelaku membawa kabur uang Rp 1.075.000 uang di laci kasir Indomaret. Karena mempertahankan, tangan korban berdarah (terkena pisau)," bebernya.

Modus tersangka, awalnya datang ke Indomaret dan masuk ke dalam berpura-pura sebagai pembeli. Kondisi terlihat sepi, tersangka langsung menodong kasir Indomaret dengan pisau.

"Tersangka melakukan pencurian kekerasan karena korban dilukai sebelum pelaku meminta uang. Motifnya butuh uang karena kalah judi slot," jelasnya. 

Setelah berhasil mengambil uang, tersangka langsung keluar Indomaret untuk kabur. Namun korban sempat mengejar dan teriak minta tolong.

Suara teriakan terdengar warga sekitar dan berhasil dikejar untuk ditangkap."Kemudian korban dibawa ke rumah sakit untuk perawatan medis," katanya.

Hingga sekarang, tersangka mendekam di ruang tahanan Mapolsek Banyumanik untuk dilakukan proses hukum selanjutnya. Atas perbuatannya, tersangka dijerat pasal pasal 365 dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun.

Diberitakan sebelumnya, Indomaret di Jalan Perintis Kemerdekaan, Pudakpayung, Kecamatan Banyumanik menjadi sasaran aksi kejahatan, Sabtu (11/10/2025). Pelakunya sangat nekat, melakukan aksi sendirian, pagi hari sekitaran sekitar pukul 07.30.

Selain modal nekat, pelaku juga membawa senjata tajam jenis pisau yang digunakan menodong kasir Indomaret bernama YA, 30, perempuan warga Gombel Lama, Kelurahan Tinjomoyo, Kecamatan Banyumanik. (mha) 

Editor : Baskoro Septiadi
#Kasus penodongan di Indomaret Banyumanik Semarang #Warga malang todong kasir Indomaret Semarang #Karyawan martabak todong kasir Indomaret di Semarang #Penodongan di Indomaret Pudakpayung Banyumanik