RADARSEMARANG.ID, SEMARANG - PT Permodalan Nasional Madani (PNM) bersama BRILife menggelar Training of Trainer (ToT) Al-Qur’an Isyarat bagi para guru Sekolah Luar Biasa (SLB) Kota Semarang serta komunitas penyandang tunarungu di Hotel Grasia, Semarang, Jum'at-Sabtu (21-22/11).
Kegiatan tahap ke-2 itu sebagai bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perusahaan.
Program pelatihan ini bertujuan memberikan kemampuan bagi para guru dan penyandang tunarungu dalam mempelajari, memahami, dan mengajarkan Al-Qur’an melalui metode isyarat.
Dengan adanya pelatihan ini, peserta diharapkan mampu menjadi trainer yang dapat memperluas akses pendidikan Al-Qur’an bagi saudara-saudara tunarungu di lingkungan masing-masing.
“Kami berharap pelatihan ini dapat memperluas akses pendidikan Al-Qur’an bagi saudara-saudara tunarungu. Dengan dukungan para guru SLB dan komunitas difabel, pembelajaran keagamaan bisa menjadi lebih inklusif dan mudah dipahami,” ujar Syafri Rinansyah selaku Pimpinan Cabang PNM Semarang, Jum'at (21/11).
Dalam kegiatan ini, peserta memperoleh materi meliputi Pengantar Al-Qur’an Isyarat, Teknik penyampaian materi kepada peserta didik tunarungu, Workshop praktik langsung pembelajaran ayat-ayat Al-Qur’an dengan metode visual dan kinestetik, dan Strategi menjadi trainer yang efektif dan komunikatif.
PNM melalui program TJSL menegaskan komitmennya untuk menghadirkan kegiatan pemberdayaan yang inklusif.
Kolaborasi dengan BRILife semakin memperkuat upaya menciptakan ruang belajar yang ramah bagi penyandang disabilitas, khususnya dalam bidang pendidikan keagamaan.
Program ToT ini diakhiri dengan sesi praktik dan penyerahan sertifikat kepada seluruh peserta.
PNM dan BRILife berkomitmen untuk melanjutkan kegiatan serupa di berbagai daerah sebagai bentuk kontribusi nyata dalam peningkatan kapasitas masyarakat, terutama kelompok difabel.
Head of Sales BRILife, Imam Santoso menegaskan acara tersebut luar biasa.
"Pelatihan ini semoga ada tahap selanjutnya agar semua penyandang tunarungu bisa diakomodir.
Kebutuhan akhlak, Al-Quran sebagai panduan hidup. Membaca Al-Quran hak setiap orang.
Semoga sinergi ini terus berjalan," tuturnya.
Ketua Yayasan Anak Hebat Semarang, Sulis Nuryati sangat mengapresiasi acara tersebut.
"Terima kasih kepada PNM dan BRILife yang telah menjadi inisiator ToT Al-Quran Isyarat, sehingga anak-anak tunarungu bisa mengaji dengan mushaf Al-Quran edisi khusus ini," kata Sulis. ()
Editor : Tasropi