Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Rumah Roboh di Kauman Semarang Timpa Empat Penghuni, Tiga Orang Luka dan Satu Meninggal

Muhammad Hariyanto • Rabu, 29 Oktober 2025 | 15:16 WIB
Petugas Basarnas Semarang melakukan proses evakuasi korban tertimpa rumah roboh
Petugas Basarnas Semarang melakukan proses evakuasi korban tertimpa rumah roboh

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Sebuah rumah di Jalan Pedamaran Gang Buntu, Kelurahan Kauman, Semarang Tengah roboh, Selasa (28/10/2025) tengah malam sekitar pukul 23.30.

Akibatnya, satu keluarga tertimpa meterial atap bangunan. Nahas, satu orang meninggal, dan tiga lainnya mengalami luka.

Korban meninggal diketahui bernama Mega Gita Safitri, Perempuan, 28. Korban mengalami luka parah bagian kepala, meninggal dilokasi tertimpa material bangunan.

Sedangkan tiga orang luka, Syahrul Adji Pramuda, 20, mengalami luka nyeri punggung. Kemudian bocah perempuan berusia 7 tahun, YAE, mengalami luka bahu kiri dan sesak nafas. Dan bocah laki-laki berusia 4 tahun, AIS, luka nyeri badan.

Korban semuanya berada di dalam rumah saat peristiwa terjadi. Saat itu, tiga orang korban dan dua bocah tersebut berada di dalam kamar sedang tidur.

Sedangkan korban, Syahrul Adji Pramuda, masih sedang beraktivitas membersihkan kamar tidurnya.

Sesaat kemudian, Syahrul mendengar suara gemuruh dalam rumah, dan seketika itu bangunan rumah mengalami roboh.

Syahrul kemudian langsung keluar rumah menyelamatkan diri dan mencari pertolongan warga sekitar.

Setelah itu, dibantu warga berupaya menolong tiga orang di dalam rumah yang awalnya masih tidur.

Baca Juga: Ibu dan Anak Jatuh di Selokan Air di Tlogomulyo Semarang, Ibu Selamat dan Sang Anak Hanyut Terbawa Arus Belum Diketahui Nasibnya

Pertama, korban YAE berhasil dievakuasi dan dibawa ke RS Hermina Pandanaran guna mendapat pertolongan medis.

Kemudian, Ketua RT setempat menghubungi Basarnas, dan ambulan hebat serta Polsek Semarang Tengah. Selanjutnya, proses evakuasi dilakukan dan berhasil mengevakuasi korban YAE.

Selang kemudian mengevakuasi korban Mega. Namun nyawanya tidak terselamatkan saat perjalanan menuju RS Hermina Pandanaran guna mendapat perawatan medis.

Sekarang ini, korban meninggal telah dibawa pulang pihak keluarga untuk selanjutnya dilakukan prosesi pemakaman.

Kapolsek Semarang Tengah, Kompol Sugito membenarkan adanya kejadian rumah roboh ini. Pihaknya juga menyebut, ada empat orang korban, satu diantaranya meninggal.

"Iya betul (1 meninggal) dan tiga orang selamat, mengalami luka nyeri badan, dirawat di rumah sakit Hermina Pandanaran," ungkapnya kepada Jawa Pos Radar Semarang, Rabu (29/10/2025).

Terkait penyebab diduga dampak dari hujan lebat, Kapolsek menyampaikan dugaan sementara bangunan mengalami lapuk.

"Penyebabnya diduga karena bangunan sudah tua," katanya. (mha)

Editor : Baskoro Septiadi
#semarang #Meninggal #Kauman #rumah roboh