Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Terjebak Banjir di Kaligawe Semarang, Biaya Operasional Sopir Truk Membengkak

Muhammad Hariyanto • Kamis, 23 Oktober 2025 | 22:14 WIB
 
 
Kondisi arus lalulintas di jalan pantura kaligawe raya, tergenang banjir
Kondisi arus lalulintas di jalan pantura kaligawe raya, tergenang banjir

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Sejumlah truk terjebak banjir di sepanjang Kaligawe hingga Genuk Semarang.

Kondisi tersebut mengakibatkan biaya operasional sopir truk membengkak.

Salah satu sopir truk, Suripto mengaku dampak banjir ini mengakibatkan rute kendaraan lebih jauh. Hal itu membuat pemakaian BBM kali ini juga membengkak.

"Ya otomatis terganggu to transportasi, kendaraan tidak bisa jalan. Tapi gimana lagi, ya harus tetap jalan, ada muatan," ungkapnya saat melintas di jalan pantura Kaligawe Raya, kepada Jawa Pos Radar Semarang, Kamis (23/10/2025). 

Suripto melakukan perjalanan dari wilayah Demak menuju Kota Semarang. Namun, rute perjalanan yang dilakukan terpaksa menghindari jalan yang dilintasi seperti biasanya. 

"Tadi lewat Onggorawe, berangkat macet, pulang ya macet juga. Kalau kondisi seperti ini ya ngisi BBM naik, ini saya isi Rp 200 ribu, tambah boros kan jalannya lebih berat," jelasnya.

Sopir truk lainnya, Tatang mengaku terjebak kemecetan sejak Rabu (22/10/2025) sore.

Akibatnya, perjalanannya menuju Jawa Timur mengalami keterlambatan.

"Sejak sore kejebak di arteri Tanah Mas, dari Jakarta mau ke Surabaya. Baru bisa lewat siang ini (pukul 11.00)," jelasnya.

Meski masih bisa melintas, arus kendaraan di Jalan Raya Pantura Kaligawe mengalami ketersendatan. Sebab, genangan air masih tinggi, seroda kendaraan truk. 

Dampak kemacetan ini, Tatang juga mengaku mengalami krisis uang transportasi. Sebab, harus mengeluarkan biaya tambahan ketika terjebak kemacetan. 

"Ya, harusnya sudah sampai tempat tujuan, ini masih berada di Semarang. Otomatis juga biaya perbekalan membengkak," bebernya.

Jalur Pantura Kaligawe didominasi kendaraan truk besar yang melintas.

Sedangkan kendaraan kecil lebih memilih mencari jalan alternatif lain, ada juga yang masuk ke dalam tol.

Sementara, jalur arteri Yos Sudarso yang mengarah masih ke Jalur Pantura Kaligawe Raya mengalami kepadatan dan ketersendatan. (mha)

Editor : Baskoro Septiadi
#Pantura kaligawe lumpuh #Banjir Pantura Kaligawe Semarang #Banjir di Genuk Semarang #Banjir di Semarang