Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Banjir Lumpuhkan Kawasan Kaligawe Semarang, Kemacetan Parah Mengular hingga Kalibanteng

Muhammad Hariyanto • Kamis, 23 Oktober 2025 | 17:12 WIB

 

 

Kapolsek Genuk bersama anggota TNI membantu evakuasi masyarakat
Kapolsek Genuk bersama anggota TNI membantu evakuasi masyarakat

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Akses lalulintas di ruas jalan Kaligawe Semarang lumpuh total, Kamis (23/10/2025) pagi.

Sebab, ruas jalan tersebut tergenang banjir setelah diguyur hujan deras sejak beberapa hari terakhir ini.

Ruas jalan yang tergenang air berada mulai dari sepanjang bawang Jembatan Tol hingga simpang traffic light Terboyo. Atau depan sekitaran RSI Sultan Agung Semarang.

Genangan air membanjiri pada dua lajur baik dari timur ke barat maupun sebaliknya. Sehingga banyak kendaraan yang tidak berani melintas.

"Ketinggian air cukup tinggi, mencapai 60 sentimeter sampai 70 sentimeter," ungkap Kapolsek Genuk, Kompol Rismanto kepada Jawa Pos Radar Semarang, Kamis (23/10/2025).

Kompol Rismanto juga menyampaikan, banyak kendaraan kecil yang mogok ketika nekat melintas dilokasi tersebut. Termasuk sepeda motor.

Masyarakat juga banyak yang diangkut menggunakan kendaraan besar maupun kecil untuk menghindari genangan banjir.

Hanya kendaraan besar, seperti halnya trailer dan tronton yang masih aman untuk melintas di lokasi banjir.

"Banyak kendaraan yang mogok, terutama truk kecil. Ini saya bersama anggota dilokasi membantu mendorong kendaraan-kendaraan yang mogok," jelasnya.

Tak hanya itu, dampak banjir ini juga merepotkan masyarakat yang berkepentingan untuk menuju RSI Sultan Agung.

Sehingga, harus menggunakan perahu karet milik petugas baik kepolisian maupun BPBD.

Pengerahan perahu karet ini dilakukan sejak Rabu (22/10/2025) kemarin.

"Ini kita mengevakuasi para nakes, pasien dan pengunjung rumah sakit di RSI Sultan Agung ke simpang Terboyo," katanya.

Hujan deras ini mengguyur wilayah tersebut sejak Selasa (21/10/2025) sore. Kemudian, menimbulkan banjir.

Namun genangan banjir belum surut, hari berikutnya juga diguyur hujan deras Rabu (22/10/2025) malam. Hingga akhirnya genangan banjir semakin tinggi.

Dampak lainnya, juga menimbulkan kemacetan panjang terjadi sejak Rabu malam.

Informasi yang diperoleh, kemecetan dari arah barat mengekor panjang hingga ke jalan arteri Yos Sudarso, mengarah ke pelabuhan.

Tak hanya itu, kemecetan juga mengular panjang sampai ke wilayah depan RSUD Tugu, wilayah kecamatan Tugu, Kamis pagi hari.

"Iya, sampai kesana. Ya karena dampak dari ruas jalan depan RSI tergenang air," jelasnya.

Pihaknya mengaku, telah berkoordinasi dengan Kepolisian Sektor Demak, atau Polsek Sayung untuk mengurangi pemecatan yang terjadi wilayah Sayung menuju Demak maupun sebaliknya.

"Kita sudah koordinasi untuk supaya yang dari arah Demak ke Semarang dialihkan ke jalan alternatif, bisa ke arah Karangawen maupun Mranggen. Kalau di simpang Genuk kita alihkan ke Wolter Monginsidi," jelasnya.

Diakuinya, sejumlah wilayah di Kecamatan Genuk juga terendam air akibat hujan deras. Bahkan, Kantor Mapolsek Genuk juga kebanjiran.

"Ditempat kita (Polsek Genuk) juga kebanjiran, airnya masuk. Kita sudah antisipasi, semua tahanan sudah kita titipkan di rumah tahanan di Jalan Dr Cipto," pungkasnya.

Informasi, anggota Satlantas Polrestabes Semarang juga telah turun mengurai kemacetan disepanjang jalan Arteri Yos Sudarso hingga di Kalibanteng sampai depan RSUD Tugu.

Sekarang, arus lalulintas di lokasi ruas jalan tersebut telah lancar, mulai sekitar pukul 08.30.

Meski demikian, kepolisian masih terus siaga untuk mengantisipasi terjadinya hal serupa nantinya mengingat kondisi air banjir di ruas jalan raya Kaligawe belum surut. (mha)

Editor : Baskoro Septiadi
#RS Sultan Agung #BANJIR #kaligawe #Banjir di Semarang