RADARSEMARANG.ID, SEMARANG--PT Pegadaian Syariah terus memperluas jangkauan edukasi literasi keuangan ke kalangan akademisi.
Melalui program sinergi dengan Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang, Pegadaian Syariah menggelar pelatihan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) serta Literasi Keuangan bagi dosen dan tenaga kependidikan.
Kegiatan berlangsung di Ruang Sidang Pascasarjana Lantai 3 UIN Walisongo pada Selasa, 14 Oktober 2025.
Pelatihan ini bertujuan membekali peserta dengan kemampuan dasar penanganan pertolongan pertama pada henti jantung dan kondisi kegawatdaruratan, sekaligus meningkatkan pemahaman tentang keuangan syariah.
Kepala Departemen Bisnis PT Pegadaian Semarang Kanwil XI, Tyas Ari Hidayat, menyebut kerja sama ini menjadi bentuk komitmen Pegadaian untuk membangun sinergi dengan dunia pendidikan.
“Pegadaian ingin memperkenalkan diri dan bekerjasama dengan UIN Walisongo agar terjadi sinergi yang baik,” ujar Tyas.
Ia menambahkan, pelatihan ini diharapkan mampu menularkan pengetahuan praktis kepada mahasiswa lewat para dosen dan tenaga kependidikan.
“Harapannya materi pelatihan ini bisa disebarluaskan ke mahasiswa, agar semakin banyak yang melek keuangan dan tanggap darurat,” lanjutnya.
Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan UIN Walisongo, Prof Dr Ahmad Ismail MAg, mengapresiasi kolaborasi tersebut.
“Kesempatan yang bagus untuk UIN Walisongo belajar tentang SMK3 dan Literasi Keuangan dari Pegadaian Syariah, tentunya ini sangat bermanfaat,” ungkapnya.
Sementara itu, Direktur Walisongo Halal Center, Malikhatul Hidayah, berharap kerja sama ini tidak berhenti di satu kegiatan saja.
“Sinergi ini sangat baik, dan mudah-mudahan bisa berlanjut dengan program lain di masa depan,” ujarnya.
Melalui pelatihan ini, Pegadaian Syariah menegaskan komitmennya untuk terus mendorong literasi keuangan syariah dan memperkuat budaya keselamatan kerja di lingkungan kampus. (bud)
Editor : Tasropi