Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Super Cake Brillian dan Chef Rudy Raih Rekor LEPRID di Parani Food & Supplier Festival

Figur Ronggo Wassalim • Jumat, 3 Oktober 2025 | 17:38 WIB

 

RAIH LEPRID: Super Cake Brillian dan Chef Rudy Raih Rekor LEPRID di Parani Food & Supplier Festival, Kamis (2/10) malam.
RAIH LEPRID: Super Cake Brillian dan Chef Rudy Raih Rekor LEPRID di Parani Food & Supplier Festival, Kamis (2/10) malam.

RADARSEMARANG.ID, SEMARANG – Super Cake Brillian, kue hasil inovasi Cynthia Margareta Nanda, berhasil menorehkan rekor Lembaga Prestasi Indonesia Dunia (LEPRID).

Kue ini mampu bertahan hingga 69 hari tanpa pengawet, sebuah capaian luar biasa yang sekaligus membuka perspektif baru soal ketahanan pangan di Indonesia.

Cynthia yang hadir didampingi sang suami, Nanda Djoenaedy, tak kuasa menahan rasa syukur. Ia mengaku resep unik tersebut datang dari sebuah mimpi.

“Resep ini aneh tapi nyata. Saya mendapatkannya dari mimpi, bertemu seorang nenek yang memberikan resep. Saat bangun saya langsung mencatat, lalu mencoba. Awalnya berkali-kali gagal, tapi akhirnya berhasil. Dan hasilnya, cake bisa bertahan lama tanpa pengawet,” tuturnya.

Awalnya, Super Cake Brillian hanya bertahan 10 hari tanpa pengawet meski tanpa divakum. Namun setelah proses vakum diterapkan, daya tahannya meningkat drastis.

“Kita coba simpan sebulan, dicek masih layak makan. Disimpan lagi hampir dua bulan, hasilnya tetap nol. Tidak ada pengawet sama sekali. Bahkan Balai POM sampai heran kok bisa awet tanpa bahan tambahan,” jelasnya.

Cynthia menambahkan, inovasi ini kini sudah diproduksi massal dan tersedia dalam berbagai varian, mulai dari kismis hingga keju.

“Soal harga, kami menyesuaikan dengan pasar. Di Jakarta ada yang bilang murah, padahal bahannya kualitas premium. Yang penting tetap terjangkau,” ungkapnya.

Baginya, motivasi utama menciptakan Super Cake Brillian adalah menghadirkan oleh-oleh yang dikenang, bukan sekadar dimakan lalu dilupakan.

Penghargaan ini diserahkan dalam rangkaian acara Parani Food & Supplier Festival, pameran kuliner terbesar di Jawa Tengah yang berlangsung 1–3 Oktober 2025 di MAC Ballroom, Jalan Majapahit No. 168, Gayamsari, Semarang.

Festival ini menghadirkan demo, workshop, hingga kompetisi kuliner dengan deretan chef ternama Indonesia.

Pada kesempatan yang sama, LEPRID juga memberikan penghargaan kepada Chef Rudy Choirudin berupa Lifetime Achievement Award.

Sosok yang telah menghiasi layar kaca sejak 1990 ini konsisten hadir setiap minggu membawakan acara memasak selama 35 tahun.

“Rahasia bertahan lama adalah konsistensi dan riset. Setiap resep yang saya bawakan sudah diuji coba dulu agar mudah dipraktikkan. Bahannya sederhana, rasanya bisa diterima, dan tingkat keberhasilannya tinggi. Itu yang membuat saya bisa tetap bertahan di televisi sampai sekarang,” ujar Chef Rudy.

Pendiri dan Ketua Umum LEPRID, Paulus Pangka, menegaskan, penghargaan ini menjadi bukti kuliner bukan sekadar soal rasa, tetapi juga berhubungan erat dengan ketahanan pangan nasional.

“Hari ini kita saksikan ada inovasi luar biasa, cake yang tahan 69 hari tanpa pengawet, dan ada figur chef yang puluhan tahun mengedukasi masyarakat lewat televisi. Harapan kami, lahir generasi-generasi baru yang berani berinovasi dan mengangkat kuliner Indonesia ke dunia. Apalagi 80 persen wisatawan yang datang ke Indonesia pasti membelanjakan uangnya untuk kuliner,” tegasnya.

Menurut Paulus, ketahanan pangan tidak hanya soal ketersediaan bahan makanan, tapi juga kemampuan menciptakan olahan yang bisa bertahan lama, aman dikonsumsi, dan tetap bergizi. Super Cake Brillian menjadi contoh konkret, inovasi lokal bisa menjawab tantangan itu. (fgr)

Editor : Tasropi
#Leprid #ketahanan pangan #cake