Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Diduga Lupa Matikan Kompor, Belasan Rumah di Jagalan Semarang Terbakar

Muhammad Hariyanto • Sabtu, 27 September 2025 | 23:39 WIB

 

Kondisi salah satu rumah warga di Kampung Kulitan terbakar
Kondisi salah satu rumah warga di Kampung Kulitan terbakar

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Belasan rumah di Kampung Kulitan dan Kampung Inggris, Kelurahan Jagalan, Semarang Tengah terbakar, Sabtu (27/9/2025).

Dugaan sementara, penyebab kebakaran oleh kompor yang lupa dimatikan saat salah satu pemilik keluar rumah.

Kobaran api membumbung tinggi. Kondisi angin kencang mengakibatkan api cepat merambat ke rumah lainnya.

Sementara, suara sirine mobil kebakaran juga meraung-raung keluar masuk menuju perkampungan yang lokasinya padat pemukiman.

Namun, mobil damkar tersebut juga terkendala akses jalan yang sangat sempit. Sehingga hanya menggunakan selang untuk menjangkau titik lokasi kebakaran

Petugas pemadam kebakaran berjibaku melakukan pemadaman api dibantu warga setempat.

Informasi yang diperoleh, kebakaran hebat ini terjadi sekitaran pukul 11.30. Munculnya api dari salah rumah yang dihuni Iis.

Api yang terus membesar akhirnya merambat ke bangunan rumah tetangganya.

"Lokasi yang kebakaran berada di Kampung Kulitan, ada sekitaran tiga rumah yang parah, sampai hangus. Kemudian di Kampung Inggris, juga ada sekitaran 3 rumah yang hangus," ungkap Handoko, warga sekitar kepada Jawa Pos Radar Semarang, Sabtu (27/9/2025).

Pria ini membeberkan, informasi yang diperolehnya munculnya api berada di dalam rumah yang dihuni Iis.

Diduga penyebab munculnya api dari kompor yang lupa dimatikan saat keluar rumah.

"Dugaannya dari kompor dalam rumah Bu Iis, masak ditinggal keluar ngantar gorengan ke pedagang-pedangan kucingan," jelasnya.

"Tadi kan anginnya kenceng, api yang membesar terus merambat ke samping kanan kiri dan belakang rumah," bebernya.

Warga lainnya, Suroto, juga menyebut api diduga berasal dari dapur salah satu rumah warga yang berada di bagian tengah.

"Yang pertama kobong rumah yang di tengah, anginnya banter (kencang) jadi kena ke mana-mana. Kayanya sumbernya dari dapur, ada yang masak terus lupa mematikan, ditinggal, jadinya kebakaran," jelasnya.

Suroto mengaku rumah milik mertuanya berada tepat di samping rumah sumber kebakaran. Rumah milik mertuanya itu pun ikut terbakar.

"Saya lihat asap lari, rumah mertua saya juga kena ini. Nggak ada korban, orangnya sudah keluar semua," katanya.

Kepala Danton I Damkar Kota Semarang, Sapariyanto mengatakan menerjunkan delapan unit armada ditambah dua unit suplai PDAM untuk pemadaman api. Namun, proses pemadaman sempat terkendala.

"Kita melaksanakan pemadaman terkendala ini hari libur, lalu lintas agak terkendala arus lalu lintas, dan tempat tinggal sulit dijangkau armada. Ada sekitar delapan unit armada kita dan dari PDAM dua unit," katanya.

Kerja keras yang dilakukan, api berhasil dipadamkan. Saat ini, petugas damkar masih melakukan proses pendinginan di lokasi kebakaran untuk memastikan tidak ada bara api yang tersisa

"Kronologinya kita kurang jelas, ada laporan kebakaran, jadi kita laksanakan kebakaran kalau kejadian awal mula tidak paham. Kebakaran awal apinya besar," imbuhnya. (mha)

Editor : Baskoro Septiadi
#Belasan rumah di Semarang terbakar #Berita kebakaran di Semarang #Kebakaran di Kampung Kulitan dan Kampung Inggris Semarang #Kebakaran di Semarang #Kebakaran di Jagalan Semarang