Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Dirut RSI Sultan Agung Akhirnya Buka Suara, Bakal Dampingi Proses Hukum dr Astra yang Alami Kekerasan dari Dosen Unissula

Ida Fadilah • Senin, 15 September 2025 | 20:15 WIB

 

Direktur Utama RSI Sultan Agung dr Agus Ujianto memberikan keterangan pers atas kasus kekerasan yang dialami dr Astra oleh dosen Unissula, Senin (15/9/2025).
Direktur Utama RSI Sultan Agung dr Agus Ujianto memberikan keterangan pers atas kasus kekerasan yang dialami dr Astra oleh dosen Unissula, Senin (15/9/2025).

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Direktur Utama RSI Sultan Agung Agus Ujianto akhirnya buka suara terhadap kekerasan yang dialami tenaga medisnya yakni dr Astrandaya Ajie dan dr Stefani.

Pihaknya memberikan dukungan termasuk dalam upaya pelaporan pelaku kekerasan yakni dosen Universitas Sultan Agung (Unissula) Semarang, M Dias Saktiawan ke Polda Jawa Tengah, Jumat (12/9/2025).

Direktur Agus menegaskan, pihak direksi sudah membentuk tim advokasi internal untuk melakukan pendampingan proses hukum atas kasus yang terjadi.

"Saya sudah buat advokasi. Penegakan hukum itu kan nanti tentunya mengikuti hasil dari penyidikan dari para penyidik, Pak. Jadi saya enggak bisa berandai-andai, yang penting saya sebagai direksi sudah membawa tim advokasi, kemudian juga tim pengawal bagi mereka," ujarnya dalam konferensi pers di Aula RSI, Senin (15/9/2025).

Ia menyatakan, dalam advokasi pihak Direksi RSI berkomitmen untuk memberikan dukungan dan perlindungan kepada dr. Astra, dr Stefani serta, mahasiswa kepaniteraan dan seluruh tenaga medis di lingkungan RSI SA.

Pihaknya juga berkomitmen memberikan transparansi proses hukum yang sedang di upayakan.

Di sisi lain, ia menyatakan jika dosen Dias telah minta maaf di forum. Dalam forum itu dihadirkan beberapa pihak yang bersangkutan.

"Jadi ada IDI Jateng, ID Semarang, Komite Medis, Dekan FK, Dekan FH sudah datang semua. Dia meminta maaf seorang diri dan berterima kasih kepada dokter yang bersangkutan," tambahnya.

Ia menambahkan, mulanya memang terjadi perdamaian dengan ditandai adanya forum di atas. Namun, ternyata berlanjut di ranah hukum.

"Ya, itu kan pada awalnya karena masih si istri sudah terima kasih. Kemudian si suaminya kemarin juga datang di depan forum, saya kira kan sudah. Kemudian tinggal dr Astranya juga waktu itu ya sebenarnya sudah seperti itu, tapi kan karena ini alur aduan dan sebagainya ini silakan ke kuasa hukumnya lah," bebernya.

Saat ini, lanjutnya, dr Astra dalam pengajuan cuti selama satu bulan.

Ditanya apakah kini RSI Sultan Agung ini berada di pihak dokter, ia menjawab dengan tegas jika senantiasa melindungi tenaga medis.

"(Enggak sungkan dengan Unissula, Pak) Ya enggak tuh. Ini kan urusannya beda kok. Pasien dan keluarga jangan dulu bawa-bawa ke situ," tambahnya.

Soal kondisi dr Astra terluka akibat kekerasan yang diduga dilakukan dosen Dias, Direktur Agus belum bisa berbicara. Ia menyatakan jawaban ada di visum.

"(Ada laporan visum?). Ya menurut kuasa hukum dan itu ada cuman kita kan tidak sampai ke ranah itu ya. Saya melakukan di internal sini," tandasnya. (ifa)

Editor : Baskoro Septiadi
#Unissula #Rsi sultan agung