Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Setelah Longsor Talut Pabrik Es, Warga Karanganyar Legok Semarang Diterjang Banjir, 4 Rumah Terdampak

Figur Ronggo Wassalim • Kamis, 11 September 2025 | 22:39 WIB

 

Sisa banjir bandang akibat Talut longsor di Karanganyar Legok RT 6 RW 4, Kelurahan Karanganyar Gunung, Kecamatan Candisari, Kamis (11/9)
Sisa banjir bandang akibat Talut longsor di Karanganyar Legok RT 6 RW 4, Kelurahan Karanganyar Gunung, Kecamatan Candisari, Kamis (11/9)

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Derita warga Karanganyar Legok Semarang belum juga usai. Setelah talut bagian belakang pabrik es longsor, kini bencana susulan datang.

Hujan deras Rabu (10/9) sore memicu banjir bandang dengan ketinggian air 1–2 meter. Empat rumah milik Herman, Gitalia, Sumargo, dan Suparmi.

Herman, salah satu korban, masih trauma saat menceritakan detik-detik air meluap. Diceritakan, Rabu (10/9) sekitar pukul 16.30 sore hujan deras.

 Baca Juga: Talut Pabrik Es di Semarang Longsor Timpa Rumah Warga, Saksi Mata Ceritakan Kronologi Ini

Tiba-tiba air naik, lima menit sudah setinggi dada orang dewasa dan lebih tinggi hingga leher orang dewasa. Barang-barang tidak sempat diselamatkan.

"Lemari, kulkas, mesin cuci, kompor, semua habis. Bahkan uang dan perhiasan ikut hanyut," tuturnya.

Ketua RT 6 RW 4, Joko Suhardi, menjelaskan sehari sebelumnya, talut proyek pabrik es ambrol. Material longsor menimpa rumah Suparmi, Eko Prasetyo, Sugeng Riyadi, dan Sumarni.

Satu rumah itu dihuni empat keluarga dengan total sepuluh jiwa terpaksa mengungsi. Belum selesai berbenah dari longsor, giliran banjir bandang menghantam tiga rumah tetangga mereka.

“Sekarang total ada sepuluh keluarga dengan 23 jiwa terdampak. Rumah Pak Herman, Bu Gitalia, Pak Sumargo, dan Bu Suparmi yang porak-poranda juga kena banjir,” jelasnya

Kerugian ditaksir lebih dari ratusan juta. Dari perabot rumah tangga, pakaian, hingga hewan peliharaan, sebagian besar tak tersisa.

“Yang kena banjir parah itu kamar tidur semua. Untung kejadian siang, kalau malam pasti sudah ada korban jiwa,” imbuhnya.

Ia sangat prihatin dengan derita warganya. Ia meminta semua pihak ikut mendoakan sekaligus membantu.

“Atas nama lembaga kami mengucapkan terima kasih kepada lurah, DPU, BPBD, dan seluruh pihak yang turun tangan. Empat rumah ini sementara belum bisa dihuni, warga difasilitasi pengungsian,” tegasnya.

Sejak semalam, alat berat sudah dikerahkan untuk membersihkan material longsor yang menutup aliran Sungai Legok sepanjang 30 meter. Namun baru bisa bekerja setelah dilakukan doa bersama dan selamatan warga.

 Baca Juga: Doni Haryono Bawa Berlian Bank Jateng Raih Kemenangan Perdana di Livoli Divisi Utama 2025

“Sekarang fokusnya pembersihan sungai. Setelah itu baru perbaikan rumah, lalu pondasi pabrik,” ujarnya.

Meski kehilangan harta benda, warga hanya berharap bisa segera kembali menempati rumah layak.

“Harapannya sederhana, bisa kembali seperti semula, biar tenang dan nyaman lagi,” harapnya. (fgr)

Editor : Baskoro Septiadi
#Talut Longsor #Kecamatan Candisari #Kelurahan Karanganyar Gunung #warga