Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Talut Pabrik Es di Semarang Longsor Timpa Rumah Warga, Saksi Mata Ceritakan Kronologi Ini

Figur Ronggo Wassalim • Rabu, 10 September 2025 | 22:24 WIB

 

Kondisi talut pabrik es longsor menimpa sungai dan rumah warga Karanganyar Gunung, Rabu (10/9) pagi.
Kondisi talut pabrik es longsor menimpa sungai dan rumah warga Karanganyar Gunung, Rabu (10/9) pagi.

 

Talut Pabrik Es di Semarang Longsor, Rumah Warga Tertimpa Material

 

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Suara gemuruh tanah longsor memecah keheningan pagi di Karanganyar Legok, Kelurahan Karanganyar Gunung, Kecamatan Candisari, Rabu (10/9) pagi.

Talut bagian belakang pabrik es ambruk, menimbun aliran Sungai Legok sekaligus merusak rumah warga yang berdiri di tepiannya.

Herman, salah satu warga, masih ingat betul detik-detik pondasi penahan tanah itu mulai retak. Diceritakan, pagi sekitar jam 7.30 dirinya melihat pondasi bawah sudah menjorok ke sungai. 

 Baca Juga: Tenaga Honorer Dag Dig Dug, Menunggu Pengumuman PPPK Paruh Waktu oleh BKN, Berikut Ini Daftar Daerah yang Sudah Merilis Pengumuman

"Masih ada empat pekerja di situ, untungnya sempat saya suruh naik semua," tuturnya. 

Hanya berselang dua jam, talut sepanjang 30 meter lebih itu akhirnya longsor. Tak berhenti sampai di situ, pondasi baru yang baru dibangun pun ikut ambrol.

Material longsor menerjang sebuah rumah. Milik Suparmi, Eko Prasetyo, Sugeng Riyadi, dan Sumarni. Satu bangunan itu dihuni empat keluarga dengan total sepuluh jiwa. 

Beruntung, musibah terjadi di siang hari. Jika longsor terjadi saat malam, kemungkinan besar akan ada korban jiwa. 

"Yang kena itu kamar tidur semua. Kalau malam pasti sudah ada korban," ujar Herman sambil menunjuk dinding rumah yang jebol.

 Baca Juga: Diskumperindag Fasilitasi UMKM di Kabupaten Semarang Dapat Sertifikat Halal

Atas kejadian itu, pihak kelurahan langsung memfasilitasi pertemuan antara warga terdampak dan perusahaan pemilik pabrik es.

"Perusahaan sudah menyatakan bertanggung jawab penuh. Rumah akan diperbaiki lebih dulu, baru pembangunan pondasi pabrik dilanjutkan," imbuh Herman.

Terlihat, empat kamar tertimpa. Barang-barang seperti lemari, televisi, kasur, handphone, bahkan ayam peliharaan ikut tertimbun. 

"Malam ini, bersama keluarga terpaksa mengungsi ke rumah kos terdekat," ungkap Eko Prasetyo, salah satu penghuni. 

Meski masih diselimuti rasa trauma, Eko dan keluarganya hanya berharap satu bisa kembali menempati rumah yang layak.

"Pokoknya harapannya kembali seperti semula, biar bisa dihuni lagi," harapnya.

Dari pengamatan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Semarang, longsor menutup aliran sungai sepanjang 30 meter dengan ketinggian tebing sekitar 15 meter. 

"Taksiran kerugian warga lebih dari Rp 50 juta. Apalagi saat ini sudah memasuki awal musim penghujan, masyarakat harus lebih waspada," terang Hadi, petugas Pusdalops BPBD. (fgr)

Editor : Baskoro Septiadi
#Talut Longsor #Kecamatan Candisari #Kelurahan Karanganyar Gunung #Legok #Rumah Warga