Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Mahasiswa Unnes Semarang Gelar Aksi Solidaritas dan Doa Bersama untuk Iko Juliant Junior Dibawah Patung Dewi Themis

Muhammad Hariyanto • Rabu, 3 September 2025 | 13:16 WIB
Susana duka menyelimuti halam depan Dekanat FH Unnes Semarang. (NURCHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG)
Susana duka menyelimuti halam depan Dekanat FH Unnes Semarang. (NURCHAMIM/JAWA POS RADAR SEMARANG)

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Sambil menengakan pakaian serba hitam, ratusan mahasiswa Unnes Semarang berkumpul di bawah bawah Patung Dewi Themis halaman depan gedung Dekanat Fakultas Hukum sejak petang Selasa (2/9/2025) perang.

Dibawah patung yang menjadi simbol keadilan tersebut terpampang Foto Iko Juliant Junior, mahasisw Fakultas Hukum Unnes yang meninggal pada Minggu (31/8/2025).  

 Baca Juga: Kematian Mahasiswa Unnes Iko Juliant Junior Dianggap Janggal, Polisi Bilang Begini

Mereka juga menyalakan lilin dan menaburkan bunga di sekitar foto Iko Juliant Junior, sebagai bentuk duka mendalam civitas akademika FH Unnes.

Selain itu, kegiatan yang dilakukan ini juga bentuk solidaritas kebersamaan dan doa tabur bunga. Doa bersama dilantunkan dengan khidmat.

Salah satu mahasiswa yang hadir dalam kegiatan ini, Samuel Samosir, mengaku merasa kehilangan dengan kepergiaan Iko.

Menurutnya, Iko juga merupakan teman dekat di organisasi Kerohanian Mahasiswa Kristen (KMK) FH Unnes.

 Baca Juga: Begini Respon Kampus Soal Meninggalnya Mahasiswa Unnes Iko Juliant Junior

"Aku kenal Iko sejak semester satu, awal masuk dia juga menjadi anggota KMK. Iko sosok yang baik, periang dan ceria. Dia suka bercanda, melucu dan membuat teman temannya tertawa. Dia mencairkan suasana kalau di depan teman teman," ungkapnya kepada Jawa Pos Radar Semarang, Selasa (2/9/2025).

Baginya, kabar kepergian Iko adalah pukulan berat. Sejak menerima informasi dari teman-temannya, Samuel mengaku sulit percaya dan diliputi kesedihan mendalam. 

"Dapat kabar ini ya kaget, terpukul, dan sedih. Rasanya kata-kata belasungkawa terlalu sering diucapkan, tapi kehilangan ini benar-benar nyata bagi kami. Kami semua di KMK merasa kehilangan besar," ujarnya.

 Baca Juga: Disebut Janggal, PBH IKA Unnes Kawal Kasus Kematian Mahasiswa FH Iko Juliant Junior 

Menurutnya, sangat mengapresiasi kegiatan ini. Tidak hanya dari kalangan mahasiswa fakultas hukum, aksi ini juga diikuti mahasiswa lain dari mereka yang diluar agama katolik dan kristen.

"Kuharap teman teman juga cukup mendoakan saja, semoga Iko tenang disana dan tidak terlalu menyebarkan berita berita yang tidak jelas," harapnya. 

Presiden BEM FH Unnes, M Gossan Daffa Majid,22, mengatakan aksi solidaritas ini diikuti sekitaran 500 mahasiswa.

Menurutnya, aksi solidaritas ini merupakan wujud kepedulian mahasiswa atas meninggalnya Iko.

"Ada sekitar 500 mahasiswa, tak hanya dari FH Unnes. Tapi semua mahasiswa dari berbagai kampus Kota Semarang mendoakan mendiang Iko," katanya.

 Baca Juga: Meninggalnya Mahasiswa Unnes Semarang Iko Juliant Junior Masih Menjadi Misteri

Mahasiswa ini juga mengaku, kabar meninggalnya Iko disebut akibat kecelakaan lalu lintas mengejutkan banyak pihak.

Namun, Gossan mengakui belum mengetahui secara detail kecelakaan yang menimpa rekannya tersebut.

"Saya kurang paham apakah itu kecelakaan pribadi atau bagaimana. Tapi yang pasti, dari rumah sakit disebutkan korban lalu lintas," jelasnya.

Gossan mengaku dinamika yang muncul di publik membuat banyak mahasiswa merasa peristiwa kecelakaan yang menimpa Iko terdapat kejanggalan.

Karena itu, doa bersama sekaligus dimaknai sebagai gerakan solidaritas.

"Kalau yang saya dengar, pihak keluarga kurang sepakat dengan keterangan kecelakaan. Ada beberapa kejanggalan yang dirasa tidak sinkron. Tapi sebisa mungkin keluarga sudah berusaha mengikhlaskan almarhum," tuturnya. 

Penyebab kematian Iko sendiri, sempat dikaitkan dengan peristiwa unjuk rasa di Kota Semarang. Namun, Gossan menegaskan belum bisa memastikan detail keterkaitan tersebut.

"Kalau soal demo, saya kurang tahu pasti. Memang ada lima mahasiswa FH Unnes yang ditangkap pada hari pertama aksi, tapi apakah Iko terlibat menjemput atau bagaimana, saya tidak bisa memastikan," ujarnya. 

Gossan menyampaikan, pengusutan kasus Iko termasuk langkah hukum sepenuhnya diserahkan kepada Pusat Bantuan Hukum Ikatan Alumni (PBH IKA) FH Unnes. Sementara mahasiswa fokus membangun ruang solidaritas.

"Langkah hukum diserahkan ke PBH IKA FH Unnes yang dimana nanti akan diakomodir mereka semua," pungkasnya. (mha)

Editor : Baskoro Septiadi
#Mahasiswa Unnes meninggal kecelakaan #Mahasiswa Unnes doa bersama kematian Iko Juliant Junior #Iko Juliant Junior mahasiswa Unnes meninggal #Iko Juliant Junior Mahasiswa Unnes Semarang #Doa bersama Iko mahasiswa Unnes Semarang #Iko Juliant Junio tewas kecelakaan