Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Aksi Demo Buruh di Semarang Dijaga Ketat 977 Personel Kepolisian Gabungan

Muhammad Hariyanto • Kamis, 28 Agustus 2025 | 19:28 WIB

Aksi Unjuk Rasa Buruh di Semarang Dijaga Ketat 977 Personel Kepolisian Gabungan

Aparat kepolisian dan TNI bersinergi melakukan apel jelang pengamanan aksi buruh di Semarang
Aparat kepolisian dan TNI bersinergi melakukan apel jelang pengamanan aksi buruh di Semarang

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Polrestabes Semarang bersama jajaran Polda Jawa Tengah menyiapkan pengamanan ketat dalam rangka aksi unjuk rasa serentak yang digelar serikat buruh di Kota Semarang, Kamis (28/8/2025).

Aksi yang berpusat di depan Kantor Gubernur Jawa Tengah, Jalan Pahlawan dan Balai Kota Semarang, Jalan Pemuda.

Aksi ini, para buruh membawa tuntutan kenaikan upah dan perbaikan regulasi ketenagakerjaan.

Ada dua kelompok massa buruh yang turun ke jalan dalam aksi tersebut. Yakni Federasi Serikat Pekerja Perjuangan (FSPP) dan Aliansi Buruh Jawa Tengah (ABJAT). Jumlahnya, diperkirakan sekitar 700 peserta aksi.

Mengantisipasi potensi kerawanan, kepolisian mengerahkan sebanyak 977 personel gabungan.

Terdiri, 642 personel Polrestabes Semarang, 220 personel Satbrimob Polda Jateng, 115 personel Ditsamapta Polda Jateng.

Selain itu, pengamanan dari kepolisian ini juga didukung sejumlah unit taktis seperti kendaraan water cannon (AWC), Raisa, RCU, SEC Barrier, hingga mobil pemadam kebakaran.

Kasihumas Polrestabes Semarang, Kompol Agung Setyo Budi, menegaskan bahwa pola pengamanan mengacu pada standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku.

"Kami menyiapkan langkah-langkah bertingkat, mulai dari cara bertindak pasif, aktif, hingga antisipasi jika terjadi tindakan anarkis. Prinsipnya, kepolisian hadir untuk mengawal dan mengamankan jalannya penyampaian aspirasi masyarakat agar berlangsung tertib, aman, dan kondusif," ungkapnya kepada Jawa Pos Radar Semarang, Kamis (28/8/2025).

Personel ditempatkan di beberapa titik strategis, antara lain di depan Kantor Gubernur Jawa Tengah, DPRD Jawa Tengah, Balai Kota Semarang, serta di sejumlah titik kumpul peserta aksi.

Pengamanan dilakukan dengan mengedepankan pendekatan humanis, melalui peran tim negosiator dan binluh (pembinaan dan penyuluhan), serta pengawalan lalu lintas untuk menghindari kemacetan.

Kompol Agung menambahkan, setiap perkembangan situasi akan dipantau secara ketat di lapangan.

Tim negosiator akan memfasilitasi komunikasi antara peserta aksi dengan pemerintah, sementara unit pengendali massa disiagakan apabila terjadi eskalasi.

"Kami tetap mengedepankan dialog dan pendekatan persuasif. Namun, jika massa melakukan pelanggaran hukum, langkah tegas dan terukur akan diambil demi menjaga ketertiban umum," pungkasnya.

Kepolisian berharap kegiatan unjuk rasa ini dapat berjalan damai serta aspirasi buruh tersampaikan dengan baik tanpa mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat di Kota Semarang. (mha)

Editor : Baskoro Septiadi
#berita #Berita demo di Semarang #Aksi unjuk rasa di Semarang #Aksi buruh di Semarang #Buruh demo di Semarang #Demo buruh di Semarang