RADARSEMARANG.ID, Semarang - Seorang pria bernama Nur Rofiq, 29, warga Krajan, Limbangan, Kecamatan Limbangan, Kabupaten Kendal digelandang ke Polsek Gunungpati.
Pria ini tertangkap basah melakukan aksi penjambretan dompet di jalan raya, sekitaran Goa Kreo, Kecamatan Gunungpati, Jumat (22/8/2025) pukul 17.45.
Dompet berisi identitas KTP dan uang Rp 1,1 juta tersebut milik emak-emak bernama Rusni, 52, warga Kandri, Kecamatan Gunungpati.
Kejadian bermula saat korban berboncengan dengan anaknya, Agung Subagiyo, mengendarai sepeda motor dari rumah dengan tujuan Pogangan, untuk membeli pisang coklat.
Saat melintas di jalanan yang sepi, sekitaran Goa Kreo, korban dipepet pelaku dari sebelah kanan dengan mengendarai Yamaha Mio warna hitam Nopol H 3564 ACD.
Kemudian pelaku mengambil paksa dompet korban yang dalam genggaman tangan.
Korban memberikan perlawanan, sehingga sempat terjadi tarik-menarik dengan pelaku.
Namun, tarikan tangan dari pelaku kuat, akhirnya dompet tersebut berhasil membawa kabur dompet korban.
Pelaku melarikan diri ke arah kampung korban. Arah kabur tersebut ternyata salah, dan pelaku kembali.
Justru, pelaku berpapasan dengan korban dan anaknya. Seketika itu, motor pelaku ditabrak dan akhirnya saling jatuh ke aspal.
Kesempatan ini, anak korban langsung bergegas berdiri dan langsung mengejar pelaku yang berupaya kembali mengendarai motor.
Belum sempat berhasil kabur, pelaku akhirnya ditangkap anak korban bersama warga yang mengetahui kejadian ini.
Pelaku sempat mengelak. Lantaran geram dengan perbuatannya, pelaku sempat dihakimi warga. Selanjutnya, kejadian ini dilaporkan ke Polsek Gunungpati, hingga akhirnya pelaku digelandang ke kantor kepolisian.
"Iya, pelaku melakukan penjambretan, setelah mengambil dompet korban kabur. Kemudian berpapasan dengan korban dan warga akhirnya ditangkap," ungkap Kapolsek Gunungpati, Kompol Agung Rahardjo kepada Jawa Pos Radar Semarang, Sabtu (23/8/2025).
"Selanjutnya saksi menghubungi Polsek Gunungpati dan pada saat itu juga anggota kita menuju TKP mengamankan pelaku berikut barang bukti untuk dibawa ke Kantor Polsek Gunungpati guna penyelidikan lebih lanjut," katanya.
Kapolsek menyampaikan, sekarang pelaku masih dilakukan pemeriksaan guna penanganan proses hukum lebih lanjut.
Terkait, adanya aksi TKP lain yang dilakukan pelaku, pihaknya menyampaikan masih dalam pendalaman.
"Sementara, pengakuannya melakukan aksi ini baru sekali ini, di wilayah kita di Gunungpati. Ini masih dilakukan pemeriksaan," pungkasnya. (mha)
Editor : Baskoro Septiadi