Tiga Orang Ditemukan Tergelatak Bersimbah Darah di Jalan Arteri Sukarno Hatta Semarang, Dua Luka Satu Meninggal
RADARSEMARANG.ID, Semarang - Tiga orang ditemukan tergeletak di ruas Jalan Arteri Sukarno Hatta, Palebon, Kecamatan Pedurungan Minggu (10/8/2025) sekitar pukul 03.00.
Tiga orang korban masing-masing tergelatak di aspal di tepi jalan dengan kondisi kepala banyak mengeluarkan banyak darah.
Sementara, satu orang korban masih bisa bergerak meski juga berdarah-darah. Selain itu, motor yang dikendarai korban juga tergelatak ditepi jalan.
Informasi yang beredar, para korban ini berkerja disebuah warung makan disekitaran lokasi. Awalnya korban berboncengan tiga mengendarai motor Yamaha Jupiter Z milik majikannya.
Ketika melintas di depan FIF group, Jalan Arteri Sukarno Hatta, korban diserang gerombolan tak dikenal yang juga mengendarai sepeda motor.
Diduga, korban diserang pelaku ada yang menggunakan senjata tajam.
Selanjutnya, gerombolan tersebut meninggalkan lokasi. Masyarakat sekitar yang mengetahui kejadian ini, langsung melapor ke kepolisian.
Selanjutnya korban dibawa ke rumah sakit guna guna mendapat perawatan medis. Sedangkan korban meninggal dievakuasi ke kamar jenasah guna keperluan lebih lanjut.
Kasatreskrim Polrestabes Semarang AKBP Andika Dharma Sena membenarkan adanya temuan kejadian ini.
Menurutnya, temuan kejadian ini masih dalam penanganan pihak kepolisian.
"Ya, apakah itu tawuran atau apa, informasi saat ini pengeroyokan. Korban tiga orang, dua luka dan satu meninggal," ungkapnya kepada Jawa Pos Radar Semarang, Minggu (10/8/2025).
Namun, pihaknya belum bersedia membeberkan identitas para korban. Menurut alasannya, sekarang kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap temuan kasus ini.
"Nanti kita sampaikan lebih lanjut lagi. Ini masih pendalaman dulu. Ini masih kita kumpulan cctv dulu," katanya.
Wakasatreskrim Polrestabes Semarang, Kompol Aris Munandar juga menyampaikan sama, masih melakukan penyelidikan.
"Ini masih didalami, penyebabnya belum diketahui. Korban luka belum pada sadar, jadi belum bisa dimintai keterangan. Korban dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara sama Rumah Sakit Wongsonegoro," imbuhnya. (mha)
Editor : Baskoro Septiadi