RADARSEMARANG.ID, Semarang - Sejumlah saksi, termasuk penyewa dan pemilik kedai diperiksa Polrestabes Semarang terkait temuan peluru senjata api di kedai es teh Semarang Selatan, Minggu (29/6/2026) malam.
Pemeriksaan guna mengumpulkan keterangan untuk mengungkap temuan 39 peluru jenis kaliber 55,6 mm yang diduga masih aktif.
Mereka merupakan penyewa booth Es Teh Indonesia yang berada di lokasi tersebut. Sewanya Rp 500ribu per bulan.
Awalnya, tiga orang ini sedang bersih-bersi booth es teh, karena akan ditempati untuk berjualan, sesuai rencana mulai awal Juli 2025. Saat bersih-bersih, dan buka kotak melihat ada puluhan peluru di dalam toples plastik transparan.
Sontak, temuan ini mengejutkan oleh tiga orang penyewa tempat tersebut. Merasa khawatir terjadi sesuatu, selanjutnya temuan tersebut dilaporkan ke pemangku wilayah setempat diteruskan ke kepolisian.
Diduga, peluru tajam tersebut juga masih aktif. Namun, belum diketahui siapa pemiliknya. Sekarang ini, masih dalam penyelidikan kepolisian.
Kapolsek Semarang Selatan Kompol Sucipto membenarkan adanya penemuan peluru tersebut. Pihaknya juga menyampaikan belum menemukan pemilik peluru tersebut.
"Diserahkan ke kami (setelah ditemukan di TKP). Pemiliknya belum ketemu, masih penyelidikan," katanya saat dihubungi, Senin (30/6/2025).
Menanggapi terkait peluru tersebut aktif, kaliber hingga untuk penggunaan senpi jenis apa, Kompol Sucipto menyampaikan belum bisa memastikan hal tersebut.
"Kita belum tahu," pungkasnya. (mha)