Berita Semarang Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Event Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Foto

2 Pelaku Pembunuhan di Bawah Jembatan Kaligarang Semarang Ditangkap di Banyumanik, Ini Tampangnya

Muhammad Hariyanto • Rabu, 11 Juni 2025 | 17:36 WIB
Dua pelaku ditengah saat ditangkap anggota tim Resmob.
Dua pelaku ditengah saat ditangkap anggota tim Resmob.

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Dua orang diduga pelaku kasus penganiayaan dibawah jembatan Kaligarang aliran sungai Banjir Kanal Barat Semarang diringkus anggota Subnit 1 Unit V Resmob Satreskrim Polrestabes Semarang, Selasa (10/6/2025) sekitar pukul 23.00. 

Penangkapan ini, tidak sampai 7 jam pasca kejadian pengeroyokan tersebut, Selasa (10/6/2025) sekitar pukul 16.00.

Keduanya ditangkap setelah diburu dan ditemukan ditempat persembunyian berada di daerah Jalan Durian Kecamatan Banyumanik.

Dua orang yang ditangkap adalah Bambang Tristiyanto alias Yanto, 32, warga beralamat Desa Tegalrandu, Grabag, Kabupaten Magelang.

Keberadaannya di Kota Semarang merupakan pengamanan jalanan dan tinggal disebuah rumah kos di Pusponjolo Selatan, Kota Semarang.

Satunya, bernama Muhammad Adi Ramadhan alias Adi, 28, warga Ngemplak Simongan Simongan, Semarang Barat.

Selanjutnya, keduanya digelandang ke Mapolrestabes Semarang guna dilakukan pemeriksaan untuk mendalami kasus tersebut.

Sedangkan korban kejadian ini bernama Feri, 32 warga Bongsari, Semarang Barat.

Korban dihajar dua orang tersangka tersebut saat berkumpul bersama dan menenggak minuman keras jenis ciu di lokasi bawah jembatan Kaligarang.

Hasil pemeriksaan sementara tim forensik, korban luka berat di bagian kepala, termasuk tiga patah tulang tengkorak serta kerusakan fatal pada wajah, yang menyebabkan pendarahan otak hingga kematian.

"Kami menerima laporan pada sore hari, dan langsung melakukan penyelidikan intensif di lapangan. Dua tersangka berhasil diamankan di wilayah Banyumanik, hanya beberapa jam setelah kejadian," ungkap Kasi Humas Polrestabes Semarang, Kompol Agung Setiyo Budi, kepada Jawa Pos Radar Semarang, Rabu (11/6/2025).

Baca Juga: Ini Dia Profil PT Gag Nikel, Satu-Satunya Perusahaan Tambang yang Masih Beroperasi Di Raja Ampat

Kedua tersangka masih mendekam di ruang tahanan Mapolrestabes Semarang, dan masih menjalani pemeriksaan intensif penyidik guna mendalami motif serta kemungkinan keterlibatan pihak lain.

"Kasus ini menjadi prioritas kami. Kami pastikan proses hukum berjalan tegas dan transparan," katanya.

Sebelumnya diberitakan, aksi penganiayaan hingga merenggut korban jiwa kembali terjadi di Kota Semarang.

Kali ini, korban pria jalanan, meninggal setelah dikeroyok sesama rekannya di bawah Jembatan Kaligarang, Semarang Selatan Selasa (10/6/2025) sekitar pukul 16.00. 

Informasi yang diperoleh, korban pengeroyokan bernama Feri, merupakan pria jalanan yang setiap harinya mengais rejeki sebagai pemulung barang bekas.

Korban dikeroyok rekannya sesama anak jalanan hingga babak belur.

Kemudian korban dilempar ke sungai dan akhirnya meninggal dalam kondisi mengapung tengkurap. (mha/bas)

Editor : Baskoro Septiadi
#PEMBUNUHAN #penganiayaan