Berita Semarang Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Event Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Foto

Semarang Zoo Bakal Berikan Diskon Tiket Untuk Pelajar, Begini Caranya

Adennyar Wicaksono • Selasa, 10 Juni 2025 | 12:57 WIB
Wisatawan ketika menikmati wahana permainan di Semarang Zoo, pada H+2 Jumat (12/4). ADENNYAR WYCAKSONO/JAWA POS RADAR SEMARANG
Wisatawan ketika menikmati wahana permainan di Semarang Zoo, pada H+2 Jumat (12/4). ADENNYAR WYCAKSONO/JAWA POS RADAR SEMARANG

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Taman Satwa Semarang atau Semarang Zoo bakal memberikan tarif khusus, untuk menyambut libur sekolah pada pertengahan Juni nanti.

Direktur Semarang Zoo, Bimo Wahyu Widodo menjelaskan, untuk menyambut libur sekolah sekaligus mendorong minat kunjungan keluarga. Pihak Semarang Zoo menghadirkan promo tiket khusus yang mulai berlaku 14 Juni mendatang.
 
Bimo menjelajahi, pelajar yang baru lulus dari jenjang PAUD hingga SMA cukup membayar tiket masuk seharga Rp10. Ribu. Untuk orang tua ataupun pendamping, juga akan mendapatkan potongan harga 50 persen dari harga tiket normal.
 
"Tarif ini berlaku sebulan penuh. Anak-anak yang baru lulus cukup bawa bukti seperti KIA atau menunjukkan identitas usia. Orang tuanya dapat diskon juga. Kami juga sudah koordinasi dengan Dinas Pendidikan Kota Semarang dan pemerintah provinsi," katanya kepada Jawa Pos Radar Semarang, Senin (9/6).
 
Selain promo tiket, lanjut Bimo sebagai daya tarik lain di Semarang Zoo, ada satwa baru hasil tukar-menukar dengan Kebun Binatang Ragunan dan Jember Minizoo. 
 
Di antaranya kapibara (tikus raksasa asal Amerika Selatan), tatunga (satwa sejenis rusa dari kawasan Asia Selatan), dan penambahan berbagai jenis kambing seperti Merino, Texel, Dorper, serta Sulfo.
 
"Kapibara kita dapat empat, satu jantan tiga betina. Harapannya bisa berkembang biak di sini. Tatunga juga spesies baru yang belum ada di Semarang Zoo," paparnya. 
 
Kegiatan konservasi pun terus berjalan. Semarang Zoo mengirim satu orang utan jantan ke Ragunan untuk program pengembangbiakan, sambil menunggu kedatangan orang utan betina. Selain itu, proses pertukaran satwa juga bertujuan menghindari inbreeding (perkawinan sedarah) yang berisiko cacat genetik.
 
"Dengan pengunjung anak-anak mencapai 60 persen dari total kunjungan, Semarang Zoo juga memperkuat sisi edukatif dan interaktif. Misalnya anak-anak bisa memberi makan domba dan rusa di zona khusus. Ada juga atraksi naik gajah dan unta, serta sesi berfoto," paparnya.
 
Sementara dari data yang ada, Semarang Zoo mencatat lonjakan jumlah pengunjung secara signifikan selama libur panjang atau long weekend Iduladha. Sejak Jumat hingga Minggu, 6-8 Juni , jumlah pengunjung mencapai ribuan orang. 
 
Rinciannya jumlah pengunjung pada hari Jumat sebanyak 750 orang, Sabtu 1.500 orang dan Minggu 2.156 orang.
 
"Daya tarik utama tetap pada satwa ikonik seperti gajah, harimau, orangutan, dan buaya. Hewan-hewan itu yang paling sering dicari pengunjung,"pungkasnya. (den)
 
Editor : Baskoro Septiadi
#Semarang Zoo