Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Kawal Iklim Investasi Bebas Premanisme, Kadin Dorong Jawa Tengah Jadi Primadona Investasi

Khafifah Arini Putri • Sabtu, 24 Mei 2025 | 19:22 WIB
Ketua Kadin Jateng, Harry Nuryanto Soediro usai Forum Sinergitas dan Kolaborasi Dunia Usaha dalam Mendukung Pertumbuhan Investasi di Jateng.
Ketua Kadin Jateng, Harry Nuryanto Soediro usai Forum Sinergitas dan Kolaborasi Dunia Usaha dalam Mendukung Pertumbuhan Investasi di Jateng.

RADARSEMARANG.ID, Semarang – Mencuatnya aksi premanisme atau pemalakan yang melibatkan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) di Cilegon sungguh mencoreng iklim usaha.

Di saat Kadin berlomba-lomba menarik investor untuk menanamkan modal di daerahnya, justru dicoreng oleh salah satu oknum.

Kadin Jawa Tengah (Jateng) pun angkat bicara dan menegaskan komitmennya dalam menjaga iklim usaha yang sehat dan kondusif sebagai fondasi penting untuk menarik investor.

Kadin Jateng menyatakan siap menjadi mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

Ketua Umum Kadin Jateng, Harry Nuryanto Soediro mengaku akan terus mendorong percepatan investasi di Jawa Tengah dengan memastikan dunia usaha terbebas dari praktik-praktik premanisme.

Melalui Forum Sinergitas dan Kolaborasi Dunia Usaha dalam Mendukung Pertumbuhan Investasi di Jawa Tengah, Kadin Jateng kata dia akan memperkuat peran strategisnya sebagai mitra Pemerintah dalam mencapai target pertumbuhan ekonomi delapan persen melalui sektor investasi.

Menurutnya iklim investasi di Jawa Tengah dikenal paling kondusif. Sebab itu dalam mendukung akselerasi pertumbuhan ekonomi daerah.

Kadin berupaya memfasilitasi dan menjaga sinergi erat antara dunia usaha, pemerintah, dan pemangku kepentingan untuk mendorong kapasitas dan kapabilitas Jawa Tengah sebagai primadona destinasi investasi di Indonesia.

"Kadin terus berupaya memperkuat pondasi investasi melalui iklim dunia usaha kondusif,infrastruktur komplit, pelayanan investasi terbaik dan tenaga kerja kompetitif," jelas Harry.

Harry mengaku siap bersinergi dengan pemerintah daerah dan pelaku industri untuk menciptakan iklim investasi yang nyaman dan aman.

Menanggapi maraknya aksi premanisme di daerah lain, Harry akan terus mengawal dan menjamin keamanan untuk pelaku industri di Jateng agar tak dipalak oleh orang-orang yang tak berkepentingan.

Menurutnya sejauh ini Jawa Tengah tidak memiliki riwayat buruk terkait aksi premanisme terhadap investor.

Hal itu tak lepas dari latar belakang Gubernur Jawa Tengah saat ini yang merupakan mantan Kapolda.

"Pak Gubernur juga mantan mantan Kapolda, mantan polisi menjamin untuk kondisivitas keamanan dan perizinan terutama di keamanan, beliau menjamin karena beliau mantan mantan Polda, Kapolda artinya bisa menjaga kondisivitas tersebut dan menjamin itu (tak ada aksi premanisme)," tegasnya.

Sebab itu kata dia para investor tak perlu risau untuk menanamkan modalnya di Jawa Tengah.

Sebab Kadin Jateng siap menjembatani kebutuhan para investor baik dari sisi lokal maupun global.

Sementara Wakil Ketua Himpunan Kawasan Industri (HKI) Jawa Tengah, Setyo Adi Paminto menambahkan Kadin Jateng memiliki peranan penting sebagai motor penggerak pertumbuhan dan peningkatan investasi.

Menurutnya Kadin tidak hanya berperan sebagai organisasi para pengusaha.

Tetapi juga aktif menjaga dunia usaha yang inklusif dan berdaya saing dan menciptakan ekosistem investasi yang tidak hanya menarik modal, tetapi juga mendorong kesejahteraan masyarakat berkelanjutan.

"Kawasan industri di Jawa Tengah sangat siap menjadi motor pertumbuhan ekonomi, dengan infrastruktur yang semakin menunjang, kebijakan yang ramah dan pro investor, Kolaborasi program bersama Kadin berfokus pada penyediaan tenaga kerja kompeten berkualitas," ungkapnya. (kap)

Editor : Tasropi
#kamar dagang dan industri #Kadin Jateng #iklim usaha #JAWA TENGAH #percepatan investasi