RADARSEMARANG.ID, Semarang - Karnaval Paskah kembali digelar di Kota Semarang, Jumat (23/5).
Sebelumnya acara serupa sudah diselenggarakan tahun 2016 lalu, namun mandek karena Pandemi Covid-19.
Tahun ini karnval, dimulai titik Nol kilometer di Jalan Pemuda Semarang hingga di Balai Kota Semarang.
Sebelum karnaval melewati Balai Kota, dihadirkan visualisasi jalan salib untuk mengenang kisah Yesus Kristus.
Baca Juga: Pertandingan PSIS Semarang Lawan Barito Putera Tanpa Penonton Lagi
Ketua Panitia Karnaval Paskah 2025, Romo Eduardus Didik Cahyono SJ Mengatakan ada 10 ribu peserta mengikuti kegiatan ini.
Romo Didik, sapaannya menjelaskan, peserta berasal dari umat gereja dan pelajar, ormas dan lain sebagainya.
"Total ada 10 ribu peserta pejalan kaki dan mobil, mereka dari berbagai elements masyarakat," katanya saat ditemui di Balai Kota Semarang, Jumat (23/5) petang
Didik berharap acara ini bisa digelar rutin setiap tahun.
Selain ini secara keseluruhan bisa menjadi tanda yang baik dan berkah bagi semua warga Semarang.
Baca Juga: Son Heung Min Bersama Tottenham Juara Liga Europa Usai Taklukkan Manchester United di Final
"Kami berharap apa yang sudah diupayakan sejak tahun 2016 bisa terus berlangsung di tahun selanjutnya dan menjadi berkah bagi semua,"harapnya
Wali Kota Semarang Agustina Wilujeng, mengaku senang dengan adanya Karnaval Paskah 2025 yang digelar.
Menurut dia karnaval tersebut menunjukkan semangat toleransi di Ibu Kota Jawa Tengah makin meningkat.
"Harapannya besarnya adalah kerukunan beragama di Semarang terus meningkat," katanya.
Pemkot kata dia, sengaja memberikan peran bagi semua elemen masyarakat untuk turut serta membantu Semarang.
Salah satunya dengan festival Ogoh-ogoh beberapa waktu lalu, kemudian penyambutan Biksu Tu dong, dan Dugderan bagi umat muslim.
Baca Juga: Maia Estianty Hanya Tampak Sebentar di Pernikahan Al Ghazali, Netizen Soroti Peran Mulan Jameela
"Ini bisa meningkatkan toleransi, semuanya gotong royong dari semua kelompok kelompok Kristen dan Katolik. seluruh komponen yang ada di Kota Semarang ini berperan untuk bersama-sama membangun Kota Semarang," bebernya.
Dia menyebut, kemungkinan Karnaval Paskah ini digelar rutin tiap tahun. Hal ini mengingat antusias masyarakat yang luar biasa.
"Kalau masyarakat antusias, tetep akan ada. Saya manut ke temen-temen," ucapnya. (den/bas)
Editor : Baskoro Septiadi