RADARSEMARANG.ID, SEMARANG-Menapaki usia yang ke-44, Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia Semarang (UPGRIS) merefleksikan perjalanannya sebagai institusi pendidikan tinggi di Indonesia.
Sebagai salah satu kampus swasta terbaik di Kota Semarang dan terbaik di lingkungan Pendidikan Tinggi PGRI, perkembangan kampus UPGRIS sangat luar biasa.
Rektor UPGRIS, Dr Sri Suciati MHum mengatakan, kampus UPGRIS yang dulunya biasa, sekarang berkembang menjadi kampus dengan peringkat baik di Jawa Tengah dan Nasional.
Baca Juga: PJKR UPGRIS Juarai Wondr NCFS Semarang 2025
Peningkatan jumlah kampus hingga mahasiswa yang mencapai 14 ribu orang merupakan sebuah perjalanan untuk mendapatkan kepercayaan masyarakat.
“Saya kira, ini menjadi komitmen civitas akademika untuk terus memajukan diri untuk meraih cita-cita bersama. Dengan komitmen yang tinggi kita berharap bisa mencapai cita-cita kampus menjadi universitas yang unggul dan berjatidiri,” tegasnya di sela launching Dies Natalis ke-44 di Balairung UPGRIS, Senin (19/5).
Menurutnya, dengan Adaptif, Antusias dan Berintegritas (ADAB) yang ada di UPGRIS, cita-cita menjadi kampus Unggul dapat dicapai.
Selain itu, UPGRIS juga ingin mengapai cita-cita menjadi kampus yang bereputasi internasional.
“Dengan kemampuan kita beradaptasi, antusiasme tinggi dan semangat integritas, kolaborasi saya dengan teman-teman percaya bisa menggapai cita-cita tinggi itu. Menjadi Unggul dan bereputasi internasional-lah yang saat ini kita impikan bersama,” ujarnya.
Baca Juga: KKN UPGRIS Desa Jawisari Berikan Edukasi Kepada Anak TK Cara Menggosok Gigi yang Benar
Kemudian, target mempertahankan sebagai perguruan tinggi terbaik di lingkungan PGRI juga menjadi fokus utama dari UPGRIS. Selain itu, juga mewujudkan akreditasi Unggul di tingkat institusi.
“Harapan yang lainnya, kita akan meraih prestasi-prestasi yang lainnya. Peningkatan Indikator Kinerja Utama (IKU) 1 hingga 8 bisa terisi semua, sehingga UPGRIS kembali meraih penghargaan dari LLDIKTI Jateng,” harapnya.
Dies Natalis ke-44 dengan tema "Unstoppable" itu dirangkai dengan lomba – lomba internal, standup comedy, lomba bola volley, futsal, e-sport, serta tik-tok.
Ada pula kegiatan seminar karya ilmiah, dan penghargaan kepada fakultas dan prodi terkait kegiatan internasional. (*)
Editor : Tasropi