RADARSEMARANG.ID – Kecelakaan maut yang terjadi di pertigaan Pasar Kambing tepatnya di jalan Dr Wahidin Semarang menyisakan luka yang mendalam bagi keluarga korban.
Truk tronton yang bermuatan kertas nopol K 8446 OK diduga mengalami rem blong sesaat di turunan tajam Tanah Putih tersebut.
Tentu, truk sebesar tersebut melintasi jalan perkotaan melanggar aturan. Terlebih jalur di lokasi itu tidak cukup lebar.
Korban merupakan mahasiswa dari Politeknik Negeri Semarang ini menjadi satu-satunya korban tewas di lokasi kejadian.
Korban bernama Fazgian Dwi Junianto (19), warga Wahyu Temurun 14. Tlogosari, Semarang meninggal setelah tertabrak truk tersebut.
Sementara sopir truk yakni Luckman (34) asal Kabupaten Lebak, Banten yang mengalami luka di kepala dan bahu kanan. Saat ini dirawat di RS Siloam.
Selain itu, kernet truk juga mengalami luka pada kaki kiri dan dirawat di RS Siloam Kota Semarang.
Kasubnit I Gakkum Satlantas Polrestabes Semarang, Iptu Novita mengungkapkan pihak kepolisian akan memeriksa sopir truk untuk mengetahui penyebab dan apakah ada pelanggaran yang dilakukan.
Kejadian berawal dari truk tengah melaju dari Jalan Dr Wahidin menuju ke Jalan MT Haryono.
Saat berada di turunan, truk terguling sehingga terjadi kecelakaan dengan motor Beat yang melaju searah di sampingnya.
Adapun, salah satu teman korban, Naufal (18) mengatakan, korban dalam perjalanan pulang usai mengikuti kuliah malam.
"Ini korban habis dari kuliah malam, terus mau pulang. Dia tertimpa muatan (truk)," terang Naufal.
Salah satu warga sekitar, Supangat mengaku tak mengetahui awal mula persisnya kejadian ini. Menurutnya mengetahui kejadian ini setelah mendengar suara benturan keras dari jalan raya.
"Tahunya ada suara benturan keras, terus saya lari keluar rumah sudah dalam kondisi berantakan di jalan raya," ungkapnya.
Seketika itu, warga penghuni sekitaran lokasi kejadian langsung berhamburan keluar rumah. Bahkan kejadian ini langsung menimbulkan kemacetan arus lalu lintas jalan.
Sebab, kondisi truk yang terlibat kecelakaan mengalami terguling melintang ditengah jalan raya.
Disamping itu, jenazah dari Fazgian Dwi Junianto akan dikebumikan oleh pihak keluarga pada Jumat (9/5/2025).(dka)
Editor : Baskoro Septiadi