RADARSEMARANG.ID - Langit di atas Kota Semarang dalam satu pekan ke depan dikabarkan menunjukkan dinamika yang patut diwaspadai.
Data terbaru dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengindikasikan adanya pola cuaca yang cukup kontras mulai Sabtu, 3 Mei hingga Jumat, 9 Mei 2025.
Berdasarkan keterangannya, potensi panas terik menyengat pada siang hari dapat tiba-tiba berganti menjadi guyuran hujan, khususnya di area wilayah tertentu.
Analisis BMKG menyoroti bahwa meskipun secara umum wilayah Semarang berpotensi cerah berawan, dalam periode ini, fenomena konvektif lokal masih aktif.
Menurut mereka, hal inilah yang menjadi kunci terjadinya kejutan cuaca seperti tiba-tiba hujan ringan di sore hari.
Dari informasi yang dihimpun melalui laman bmkg.go.id, menunjukkan potensi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang.
Potensi tersebut paling signifikan terjadi di wilayah pegunungan, dataran tinggi, dan area di sekitarnya di Semarang.
Perubahan dari panas terik mendadak hujan ini menuntut kewaspadaan warga, terutama mereka yang beraktivitas di luar ruangan atau di wilayah-wilayah yang rentan terhadap dampak perubahan cuaca cepat.
Secara keseluruhan selama tujuh hari ke depan, rentang suhu di Semarang diperkirakan cukup hangat dan bervariasi, dengan suhu minimum harian umumnya berkisar antara 24°C hingga 26°C.
Sementara suhu maksimum dapat mencapai 31°C hingga 33°C, terutama saat cuaca cerah di siang hari.
Kondisi berawan diprediksi akan mendominasi sebagian besar waktu di wilayah tertentu hingga menciptakan atmosfer yang cukup lembap.
Data prakiraan cuaca dari BMKG juga mengindikasikan bahwa selain hujan ringan sporadis, ada kemungkinan peningkatan intensitas menjadi sedang atau disertai petir selama sepekan.
Meski demikian, BMKG terus mengimbau masyarakat untuk selalu memperbarui informasi cuaca secara berkala dari sumber resmi, guna mengantisipasi segala kemungkinan yang terjadi di lapangan.
Editor : Baskoro Septiadi