Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Mahasiswi Undip Asal Magelang Ditemukan Meninggal di Kamar Kos Tembalang Semarang, Korban Sempat Teriak Minta Tolong

Muhammad Hariyanto • Kamis, 1 Mei 2025 | 16:25 WIB
Polisi melakukan olah TKP di kamar kos korban.
Polisi melakukan olah TKP di kamar kos korban.

 

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Seorang mahasiswi ditemukan meninggal di kamar kos di Jalan Gondang Barat Dalam, Kelurahan Tembalang Kecamatan Tembalang, Kamis (1/5/2025) sekitar pukul 01.26. 

Korban bernama ABK, 22, perempuan warga Jurangombo Selatan, Kecamatan Magelang Selatan, Kota Magelang.

Berdasarkan identitas, korban merupakan mahasiswi Universitas Diponegoro (Undip). Tercatat mahasiswa Fakultas Sains dan Matematika, S1 Kimia.

Saat ditemukan, ditubuh korban dan di lantai kamar kos tersebut juga ditemukan ceceran darah. Selain itu juga banyak ditemukan obat-obatan farmasi di kamar kos korban diketahui nomor 10. 

Kali pertama yang mengetahui kejadian ini adalah salah satu penghuni kos dengan korban, yang berada di lantai dua diketahui bernama Fitria, warga Kabupaten Serang.

Awalnya, perempuan ini mendengar suara teriakan minta tolong dari lantai bawah. 

Merasa penasaran, selanjutnya saksi ini turun mendatangi sumber suara di kamar korban untuk mengecek.

Alangkah terkejutnya, saksi melihat rekannya yang sudah dalam kondisi tergeletak di kamar kos dan terdapat ceceran darah. 

Korban masih sempat teriak meminta tolong. Selanjutnya, saksi ini langsung menghubungi rekan lainnya dan rumah sakit untuk meminta pertolongan.

Namun, nyawa korban sudah tidak terselamatkan alias meninggal.

Kejadian ini juga dilaporkan ke Polsek Tembalang. Kemudian dilakukan pengecekan bersama Inafis Polrestabes Semarang melakukan olah TKP.

Selanjutnya, jenazah dibawa ke RSUP dr Kariadi Semarang guna keperluan lebih lanjut.

Kapolsek Tembalang, Kompol Wahdah Maulidiawati membeberkan adanya kejadian tersebut dan juga telah mendatangi lokasi bersama anggotanya memintai keterangan saksi-saksi.

Sedangkan hasil pemeriksaan luar Inafis tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. 

"Bukan pembunuhan tapi karena sakit. Dari hasil pemeriksaan kemungkinan (sakit) autoimun," ungkapnya kepada Jawa Pos Radar Semarang, Kamis (1/5/2025).

Informasi lain menyebutkan, korban mempunyai riwayat sakit lupus, pecah pembuluh darah.

Setelah proses penyelidikan selesai dan prosesi di rumah sakit, korban akan dibawa ke rumah duka di Magelang untuk dilakukan prosesi pemakaman. (mha/bas)

Editor : Baskoro Septiadi
#Meninggal #Mahasiswi #UNDIP