RADARSEMARANG.ID, Semarang - Bisnis perjalanan haji dan umrah, diprediksi akan bergairah setelah kembalinya status Bandara Ahmad Yani Semarang menjadi bandara Internsional.
Pasalnya, biro penyelenggaran haji atau umrah, bisa melakukan penerbangan langsung dari Semarang ke luar negeri termasuk Jeddah dan Madinah.
CEO Dewangga Group, Endro Dwi Cahyono mengungkapkan rasa syukurnya atas kembalinya Bandara Ahmad Yani Semarang sebagai bandara internasional.
Menurutnya masyarakat Jawa Tengah kini dapat melakukan perjalanan langsung ke Jeddah atau Madinah tanpa harus transit di Surabaya atau Jakarta.
“Saya baru denger kabarnya (kembali jadi bandara internasional, red) tadi pagi. Tentunya perjalanan ke luar negeri termasuk Jeddah dan Madinah akan lebih mudah,” katanya usai acara halal bihalal jamaah haji khusus dan umroh Dewangga, di Kampung Laut Semarang, Minggu (27/4).
Menurut dia, karena tidak harus transit ke Jakarta ataupun Surabaya biaya umroh dapat ditekan karena jamaah tidak perlu lagi melakukan perjalanan domestik dari Semarang.
Apalagi mayoritas perjalanan ke luar negeri harus ada tambahan biaya salah satunya penginapan.
“Kadang-kadang pesawat internasional itu terbang pagi hari dari Jakarta. Otomatis menuntut jamaah nginep dulu atau pulang (dari Arab Saudi,red) paling sore, sehingga tidak ada pesawat lagi ke Semarang,” tambahnya.
Endro berharap, dengan kembalinya status internasional Bandara Ahmad Yani Semarang, minat haji dan umroh di Jawa Tengah dapat meningkat signifikan.
Catatannya, kata dia ekonomi dunia dan Indonesia dapat stabil sehingga biaya umroh tidak terpengaruh oleh kenaikan harga tiket pesawat.
“Tentu ada pengaruhnya terhadap minat masyarakat untuk melakukan haji dan umrah,” tuturnya.
Saat ini, sebut Endro, biaya umroh dengan start Jakarta sekira Rp27 juta. Endro berharap, biaya umroh maupun haji bisa ditekan dengan kembalinya status bandara internasional.
Dewangga telah mendapatkan izin Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) dari Kemenag pada 2016 dan akan memberangkatkan 22 jemaah haji plus pada Juni 2025.
“Insya Allah kami syukuri kesempatan ini dan berharap masyarakat semakin percaya dengan Dewangga,” katanya.
Adapun halal bihalal dihadiri 250 jamaah dan masyarakat yang telah menggunakan jasa mereka dalam melaksanakan ibadah umroh 2024-2025 dan sebagian di antaranya akan berangkat haji plus.
Acara ini menjadi momen silaturahmi dan kebersamaan antara Dewangga Group dan jamaahnya.
“Jamaah kami total ada sekitar 4.500 orang, hari ini kita undang yang Semarang untuk bersilaturahmi,” pungkasnya. (den/bas)
Editor : Baskoro Septiadi