Berita Semarang Raya Jateng Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Event Foto

Menurut Data BPS, Jumlah Penduduk Perempuan di Kota Semarang Lebih Banyak Dibanding Lelakinya, Kok Bisa?

Aby Genta Putra Prasetya • Jumat, 25 April 2025 | 12:46 WIB

Ilustrasi: Perempuan Mengenakan Pakaian Kebaya Khas Jawa Tengah
Ilustrasi: Perempuan Mengenakan Pakaian Kebaya Khas Jawa Tengah

RADARSEMARANG.ID - Sebagai negara dengan populasi yang besar, Indonesia menempati dengan populasi terbesar ke-empat di dunia dibawah Amerika Serikat, India dan China.

Tentunya dengan banyaknya populasi penduduk, makin banyak pula masalah sosial yang terbentuk atas dasar tersebut.

Kemacetan menjadi salah satu masalah sosial paling umum bagi masyarakat kota besar, contohnya Kota Semarang, yang menjadi salah satu kota yang juga kerap mengalami macet di jam-jam tertentu.

Baca Juga: Peringati HBP, Napi Lapas Wanita Bulu Semarang Lenggak-lenggok Fashion Show dan Ikuti Berbagai Lomba

Hal ini merupakan imbas dari kepadatan penduduk yang cukup besar, serta kurangnya kesadaran masyarakat dan keberadaan transportasi umum yang belum menyeluruh.

Total jumlah masyarakat Semarang sendiri secara keseluruhan menurut data yang telah diperoleh BPS mencapai 1.708.830 di tahun 2024.

Mayoritas dari penduduk Semarang merupakan Suku Jawa dan mayoritas memeluk agama Islam, diikuti oleh Kristen, Katolik, Hindu dan Buddha.

Baca Juga: Kronologi Pendaki Wanita Lilie Wijayati dan Elsa Laksono Meninggal di Puncak Carstensz

Sedangkan untuk masyarakat dengan usia produktif di Semarang (15-59 tahun) berada di angka 1.13 juta jiwa atau 66.37% dari keseluruhan populasi.

Namun, meskipun begitu ternyata hampir lebih dari setengah populasi masyarakat Semarang didominasi oleh populasi perempuan yang lebih banyak dibandingkan lelaki.

Hal ini dapat telah dikonfirmasi oleh data milik BPS Kota Semarang yang menyatakan pada data tahun 2024, Populasi gender perempuan lebih mendominasi.

Dari berbagai kecamatan yang ada di Kota Semarang, populasi perempuan memiliki rasio yang berbeda diantara yang lainnya.

Kecamatan yang memiliki jumlah populasi perempuan terbanyak merupakan Kecamatan Tembalang yang ada di angka 101.508 jiwa yang tercatat.

Sedangkan jumlah kecamatan dengan jumlah populasi perempuan yang paling sedikit diantara kecamatan lainnya adalah Kecamatan Tugu.

Baca Juga: Kartinisme dari Jepara: Membaca Ulang Perempuan, Tradisi, dan Kuasa Kolonial

Baca Juga: Tingkatkan Peran Perempuan di Berbagai Bidang

Kecamatan Tugu memiliki jumlah populasi warga bergender perempuan sejumlah 17.038 jiwa penduduk menurut data BPS Kota Semarang.

Sedangkan angka sex ratio, atau satuan ukuran yang mengukur jumlah penduduk lelaki dengan jumlah penduduk perempuan di Kota Semarang mencapai 97,86 di tahun 2024.

Nilai rasio jenis kelamin yang kurang dari 100 menunjukkan bahwa jumlah perempuan lebih banyak daripada laki-laki di wilayah tersebut

Hal ini berarti ada sejumlah 97,86 orang lelaki untuk 100 orang perempuan di Kota Semarang.

Source: BPS Kota Semarang, Satu Data

Editor : Baskoro Septiadi
#Perempuan di Semarang #Penduduk Perempuan di Kota Semarang #BPS Semarang #Populasi Masyarakat Semarang #Lebih Banyak Perempuan di Kota Semarang