Berita Semarang Raya Nasional Ekonomi Edukasi Entertainment Event Features Games & eSports Sport Sepakbola Khazanah Lifestyle Tekno Traveling Otomotif Parenting Rubrik Foto Jateng

Viral Pintu Bus Trans Semarang tidak Bisa Menutup, Ternyata Gegara Ini

Adennyar Wicaksono • Kamis, 10 April 2025 | 11:57 WIB
Tangkapan layar di akun Instagram @semarangskyproject pintu armada Trans Semarang yang tidak mau menutup
Tangkapan layar di akun Instagram @semarangskyproject pintu armada Trans Semarang yang tidak mau menutup

RADARSEMARANG.ID, Semarang - Viral di sosial media, armada Trans Semarang berjalan dengan pintu terbuka. Diketahui armada tersebut berasal dari IV Cangkiran - Balai Kota.

Postingan Instagram @semarangskyproject menyebutkan naik Trans Semarang serasa bus bumel tahun 90an dengan pintu kebuka dan AC alami.

Dalam postingan tersebut, diketahui pintu terlihat susah ditutup sejak dari Balai Kota.

Mulai Kalibanteng hingga Ngaliyan, pintu seiring perjalanan mulai tertutup perlahan.

Pintu benar-benar tertutup di depan McD Citadel Square.

Namun sesampainya di BSB City, pintu armada tidak bisa tertutup kembali. Bahkan, dua-duanya terbuka lebar. 

“Apa yang terjadi dengan Trans Semarang? Bus sudah lapuk dan tua, kenapa tidak segera diremajakan, beli baru?,” keluhnya didalam postingan

Admin akun tersebut juga menuliskan, hikmah pintu terbuka itu menjadikan kondisi dalam bus tidak gerah.

Namun, kondisi pintu bus terbuka itu dinilai membahayakan keselamatan penumpang dan awak bus.

Admin dalam akun tersebut berharap, Trans Semarang bisa segera melakukan peremajaan.

“Semoga Trans Semarang bisa segera membeli bus baru. Syukur-syukur big bus lowdeck dengan brand dan sasis premium,” keluhnya dalam caption.

Sementara itu, BLU Trans Semarang, Haris Setyo Yunanto, mengaku sudah menindaklanjuti armada Trans Semarang dengan pintu terbuka.

Dia juga membenarkan, armada tersebut merupakan armada koridor IV.

Dari pengecekan yang sudah dilakukan, lanaran adanya aduan masyarakat sitemukan, ada kerusakan pada seal hidrolis yang membuat pintu armada tertunda untuk menutup.

“Jadi, seal hidrolisnya bocor. Sebenarnya, bisa nutup cuma delay karena seal bocor jadi tekanan anginnya untuk mendorong kurang maksimal,” katanya kepada Jawa Pos Radar Semarang, Rabu (9/4).

Dia menjelaskan, peremajaan armada direncakan dianggarkan pada anggaran murni APBD 2026.

Dia berharap, BLU mendapat alokasi anggaran untuk peremajaan pada tahun depan.

“Rencana dengan anggaran murni, harapannya ada anggaran tahun depan,” ucapnya. (den/bas)

Editor : Baskoro Septiadi
#trans semarang