RADARSEMARANG.ID, Semarang - Seorang perempuan tanpa identitas tertabrak kereta api di perlintasan Jalan Stasiun Jerakah, Kecamatan Tugu Rabu (26/3/2025) sekitar pukul 08.00.
Sebelum tertabrak, korban sempat terpeleset saat akan menyelamatkan diri.
Kali pertama yang mengetahui kejadian ini adalah relawan, penjaga perlintasan Jrakah, Ibnu Nashiruddin, warga Tambakharjo, Semarang Barat.
Saksi pria ini sebelumnya melihat korban sedang aktifitas disekitaran perlintasan dekat lokasi kejadian.
"Saksi melihat korban sedang jogging di tengah-tengah lintasan rel kereta api. Kemudian korban diteriaki saksi untuk segera menepi karena kereta api akan segera lewat," ungkap Kapolsek Tugu, Kompol Fajar Widiyanto, kepada Jawa Pos Radar Semarang, Rabu (26/3/2025).
Kereta api yang akan melintas tersebut diketahui adalah Kereta Api Ciremai Surabaya - Jakarta nomor lambung Ka 171.
Nahas, korban yang sempat berusaha menyelamatkan diri tidak berhasil dan tertabrak kereta yang melintas dari timur ke barat.
"Saat diteriaki, kemudian korban berusaha menepi, namun saat itu korban terpeleset dan terjatuh dan terpemper kereta, yang melintasi dari Semarang ke arah Jakarta," bebernya.
Melihat kejadian tersebut, saksi terus menyampaikan kepada warga sekitar dan diteruskan ke Polsek Tugu.
Bersama Tim Inafis Polrestabes Semarang, kemudian menuju lokasi melakukan olah TKP.
Korban meninggal di TKP. Hasil penyelidikan korban diketahui bernama Wigi Supriyati, 45, perempuan warga Tegalsari Perbalan, Wonotingal Kecamatan Candisari.
"Korban tidak membawa identitas, namun berdasarkan hasil penelusuran sidik jari korban di dapatkan data identitas korban. Korban meninggal di TKP, mengalami luka bagian kepala," jelasnya.
Kejadian tersebut juga telah dilaporkan ke pihak terkait dalam hal ini PT KAI.
Selanjutnya, korban dievakuasi dibawa ke kamar jenazah RSUP dr Kariadi Semarang guna keperluan lebih lanjut. (mha/bas)
Editor : Baskoro Septiadi