RADARSEMARANG.ID, Semarang - Setelah hampir surut, Wilayah Muktiharjo Lor, Kecamatan Genuk tergenang banjir lagi.
Akibatnya, banyak warga yang mengeluhkan gatal-gatal dan beberapa penyakit lainnya, sehingga tenaga kesehatan dari Puskesmas Genuk turun tangan.
Pantauan Jawa Pos Radar Semarang, Kamis (6/2), di wilayah Muktiharjo Lor, banjir masih menggenang setinggi 40 - 50 sentimeter.
Sementara di serambi Masjid Darul Iman, Jalan Muktiharjo Raya terdapat pengobatan bagi warga yang terdampak banjir.
Para warga silih berganti, mulai anak-anak hingga lansia, lelaki maupun perempuan. Mereka mengikuti pengobatan yang digelar di serambi masjid itu.
Salah seorang warga RT 1 RW 2 Muktiharjo Lor, Eti, mengeluhkan gatal-gatal di kakinya akibat banjir yang menggenang.
"Tadi tensinya juga tinggi, saya dianjurkan untuk meminum obat," jelasnya sebelum melakukan Salat Duhur.
Sementara Paryono, warga RT 4 RW 4, mengaku wilayah Muktiharjo Lor sudah sempat surut, Rabu (5/2). Namun, karena hujan deras yang tak berkesudahan, wilayah ini tergenang lagi.
"Sama, gatal-gatal di kaki, saya juga ada penyakit diabetes atau gula, sehingga saya periksa," ujarnya.
Editor : Baskoro Septiadi