RADARSEMARANG.ID, Semarang — Bus rombongan mahasiswa Politeknik Negeri Semarang (Polines) kecelakaan di Tol Solo-Ngawi.
Celakanya, bus rombongan mahasiswa Polines itu menabrak mobil patwal Dinas Perhubungan Dishub Ngawi.
Bus pariwisata Citra Dewi bernopol H 7518 OC itu mengalami nahas di ruas Tol Solo Ngawi sekitar pukul 13.45 WIB.
“Perjalanan ke Bali, bawa 40 mahasiswa,’’ kata Heri, sopir bus.
Dalam video yang beredar, terlihat badan bus melintang di jalan tol, menutup sebagian jalur dari arah Solo menuju Surabaya.
Bus baru berhenti setelah menghantam median jalan, sementara mobil Patwal Dishub Ngawi terperosok ke parit di pinggir jalan.
Akibat kejadian ini, kemacetan panjang tidak dapat dihindari hingga petugas berhasil mengevakuasi bangkai bus ke tepi jalan.
Lelaki (Heri) berumur 55 tahun warga Desa Pancuran, Kecamatan Tingkir Salatiga, itu mengaku semula bus yang dikemudikannya itu melaju di jalur cepat.
Saat melintas di Km 572 Tol Ngawi - Solo, masuk Desa Gemarang, Kecamatan Kedunggalar, sebuah truk belok ke jalur yang dilintasi bus.
Ia pun harus banting stir ke kiri untuk menghindari tabrakan.
Upayanya itu berhasil, bus bisa menghindari tumburan dengan truk tersebut.
Sayangnya, bus berisi rombongan mahasiswa Polines yang dikemudikannya itu justru menabrak mobil patwal Dishub Ngawi di jalur darurat.
“Kemudian saya banting stir ke kanan menabrak median, akhirnya berhenti melintang di tol,’’ ujarnya.
Tak ada korban jiwa dalam kecelakaan tersebut.
Seluruh penumpang bus selamat.
Mereka dipindah ke empat bus rombongan lainnya.
Dua petugas dishub di mobil patwal juga lolos dari petaka.
Kendati, kendaraan dinas yang dikendarai terperosok ke parit.
“Beruntung semua baik-baik saja,” ujar Heri.
Yanto, petugas dishub, mengaku kaget saat mobil tiba-tiba diseruduk bus dari belakang.
Kala itu, dia sedang berhenti di jalur darurat untuk mengecek mobil.
“Kami di lajur lambat mau melanjutkan perjalanan dari acara di Kecamatan Mantingan. Alhamdulillah, bisa keluar setelah berhasil membuka pintu mobil,’’ kata Yanto.
Akibat kecelakaan itu, kemacetan panjang tidak terhindarkan.
Arus kendaraan mulai normal setelah bus ke dievakuasi ke pinggir jalan.
“Macet sekitar setengah jam,’’ kata Kanit Gakkum Satlantas Polres Ngawi Iptu Parsidi.
IPTU Parsidi, Kanit Gakkum Satlantas Polres Ngawi, membenarkan bahwa kecelakaan berawal dari mobil Dishub yang berhenti untuk pengecekan ban.
“Saat mau berjalan, ditabrak bus hingga masuk parit. Semua selamat, termasuk petugas Dishub,” jelasnya.
Saat ini, mobil Patwal Dishub dan bus yang terlibat kecelakaan telah dievakuasi.
Sementara sopir kedua kendaraan tersebut dibawa ke kantor Unit Gakkum Satlantas Polres Ngawi untuk pemeriksaan lebih lanjut. (fal/bas)
Editor : Baskoro Septiadi