RADARSEMARANG.ID, Semarang - Wilayah Kaligawe Raya masih tergenang, akibat curah hujan tinggi yang masih mengguyur Kota Semarang.
Pantauan Jawa Pos Radar Semarang, Senin (3/2) pagi, di depan SPBU Kaligawe, banyak pengguna sepeda motor yang mengalami mogok, lantaran berusaha menerjang banjir.
Adapun banjir yang menggenang di kawasan Kaligawe, tepatnya di depan Oleh-oleh Kampung Semarang, genangan setinggi 25 - 30 sentimeter.
Genangan juga terjadi di palang rel kereta api Kaligawe.
Tepatnya di Jalan Muktiharjo Raya, genangan setinggi 70 sentimeter atau hampir 1 meter masih menggenang jalan tersebut.
Terlihat, dua pengendara sepeda motor kopling atau motor laki berusaha menerjang genangan. Satu pesepeda motor matic tak sanggup menerjang genangan.
Ahmad salah satunya. Diakui, kemacetan terjadi di Tegowanu dan Penggaron, serta di Genuk. Dirinya harus melintasi banyak genangan dan memilih melewati Jalan Muktiharjo Raya.
"Celananya basah semua, kira-kira 70 sentimeter, saya mau ke Tamrin," ujarnya.
Sementara Hadi, warga Genuk ini berangkat ke Kawasan Industri Candi melewati Jalan Muktiharjo Raya.
"Banyak genangan, mas. Karena tadi juga disuruh lewat Wolter Monginsidi, terus saya ambil Jalan Muktiharjo Raya, eh malah mogok, perjalanan dari Pukul 06.00 tadi, mas. Macetnya hampir dua jam," ujarnya.
Koran ini melanjutkan perjalanan di Kaligawe Raya. Di depan Gapura Kampung Tenggang, banjir menggenang setinggi 25 - 30 sentimeter.
Di pemukiman wilayah tersebut, juga terdapat genangan.
Sementara di bawah jembatan tol, tidak ada genangan. Namun, terjadi kemacetan.
Di depan SMA Sultan Agung, banjir masih menggenang arah Demak - Semarang, ruas jalan tersebut tak banyak dilewati oleh para pengguna jalan karena masih terdapat genangan 25 - 40 sentimeter.
Sebaliknya, di ruas Semarang - Demak, meskipun terdapat genangan 30 - 40 sentimeter, kendaraan seperti mobil dan truk padat merayap. Dari traffic light Terminal Terboyo hingga jembatan tol.
Salah seorang penjual makanan, Debi Amalia, menjelaskan banjir hari ini (3/2) lebih parah dibandingkan beberapa hari lalu. "Kemarin tidak ada genangan, hari ini ada genangan, mesti kalau hujan sini banjir," ujarnya.
Lebih lanjut, kemacetan terjadi dari arah pelabuhan Tanjung Emas hingga traffic light Terminal Terboyo. Sementara dari Genuk pun macet.
"Karena Kawasan Terboyo juga banjir akibat hujan, apalagi di perbatasan Semarang - Demak atau Polytron situ kan langganan, banjir campur rob," ujarnya. (fgr/bas)
Editor : Baskoro Septiadi